Kabareskrim berharap pimpinan KPK mendatang bisa kerja sama
Lima anggota Polri yang lolos dalam tahap awal adalah sosok yang berkompeten jadi capim KPK.
Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengumumkan hasil seleksi administrasi pendaftar Capim KPK pada Sabtu (4/7) siang. 194 Dinyatakan lolos tahap awal diantaranya ada lima orang dari institusi kepolisian.
"Saya tidak jago-jagokan, yang penting yang jadi pimpinan KPK nanti harapannya bagus, bisa koordinasi, bekerja sama, bertanggungjawab," ujar Kabareskrim Polri, Komjen Budi Waseso di Mabes Polri, Jaksel, Senin (6/7).
Imbuh dia, Dari lima orang yang lolos tahap awal diketahui ada dua orang yang direkomendasikan oleh pihak Polri, sementara tiga lainnya mendaftarkan diri bukan atas nama institusi. Dalam pendaftaran Capim KPK, menurut jendral bintang tiga ini tidak bisa dibatasi oleh institusi. Karena berdasarkan persyaratannya, siapa pun bisa mendaftarkan diri asalkan memenuhi ketentuan dari pansel KPK.
"Pendaftaran KPK bebas siapa saja boleh, tapi kita dari lembaga juga mencalonkan. Kalau ada yang mendaftar pribadi kan tidak ada larangan," katanya.
Selain itu, mantan Kapolda Gorontalo ini melihat lima anggota Polri yang lolos dalam tahap awal adalah sosok yang berkompeten karena proses seleksi yang dilakukan oleh Pansel KPK sangan objektif tanpa intervensi dari pihak manapun. Meski memiliki kompetensi dasar yang bagus, kata dia, kompeten itu akan terukur saat menjalani amanah sebagai pimpinan KPK.
"Saya kira semua berkompeten, yang paling berat sebenarnya menjalankan kewajiban dari hati nurani saat jadi pimpinan. Kalau yang pinter itu banyak," tutup Kabareskrim.
Baca juga:
Lolos tahap awal seleksi capim KPK, ini komentar Jimly Asshiddiqie
Ini 194 nama calon pimpinan KPK yang lolos seleksi tahap pertama
4 Jenderal dan satu kombes polisi lolos seleksi pertama capim KPK
Politikus PPP Ahmad Yani juga lolos seleksi tahap awal capim KPK
Enam internal KPK lolos seleksi tahap pertama, satu orang gagal
Ini rekam jejak calon kuat pimpinan KPK dari Polri, TNI, dan KPK