LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jumlah Wisatawan di Jabar Reaktif Covid-19 Menjadi 417 Orang

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat (Jabar) Berli Hamdani menyebut bahwa selama libur panjang pekan kemarin, sebanyak 417 wisatawan dinyatakan reaktif saat dilakukan uji cepat secara acak di sejumlah tempat wisata.

2020-11-03 17:26:03
Corona di Indonesia
Advertisement

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat (Jabar) Berli Hamdani menyebut bahwa selama libur panjang pekan kemarin, sebanyak 417 wisatawan dinyatakan reaktif saat dilakukan uji cepat secara acak di sejumlah tempat wisata. Mereka yang dinyatakan reaktif rata-rata merupakan wisatawan asal luar Jawa Barat. Angka ini bertambah jika dibandingkan dengan data Senin (2/11), yaitu sebanyak 408 orang.

"Akhir pekan kemarin kita melakukan rapid test dan uji usap secara acak kepada wisatawan di sejumlah daerah yang menjadi tujuan wisatawan. Sampai kemarin baru rapid test yang keluar hasilnya. Ada 417 wisatawan yang reaktif," ujar Berli di Kota Tasikmalaya, Selasa (3/11).

Ia mengungkapkan bahwa para wisatawan yang dinyatakan reaktif rata-rata berasal dari luar Jabar, seperti Jakarta, Banten, bahkan dari luar pulau Jawa. Mereka yang diketahui reaktif itu diminta agar menjaga jarak secara ketat, diberi masker medis, mengurangi interaksi dengan orang lain termasuk dengan keluarga, dan diuji usap.

Advertisement

"Hasilnya (uji usap) hari ini mungkin keluar," ungkapnya.

Walau menemukan 417 wisatawan yang reaktif, ia menyatakan bahwa belum ada dampak langsung terhadap kenaikan kasus Covid-19 di tanah Pasundan dari momen libur panjang itu. Meski begitu, pihaknya akan terus melakukan penelusuran dan pengetesan untuk memastikannya.

"Kita akan terus pantau hingga 14 hari ke depan. Mudah-mudahan tidak ada dampaknya ke kasus Covid-19," ucapnya.

Advertisement

Secara umum, dikatakan Berli, kasus Covid-19 di Jabar hingga saat ini terus mengalami kenaikan. Berdasarkan data Pusat Koordinasi dan Informasi Covid-19 Pemprov Jabar hingga Senin (2/11), total kasus di daerah itu berjumlah 36.924 kasus, bertambah 341 kasus dari hari sebelumnya. 9.521 orang masih dalam perawatan, 26.671 orang telah dinyatakan sembuh, dan 732 orang meninggal dunia.

Walau jumlah kasusnya terus mengalami penambahan, ia memastikan bahwa angka kesembuhan pun terus mengalami peningkatan. "Tingkat kesembuhan di Jabar sudah lebih dari 70 persen, tepatnya 71,2 persen," tutup Berli.

Baca juga:
Survei LSI Temukan Ada Masyarakat Diminta Uang untuk Urus Surat Bebas Covid-19
Satgas: 8 Bulan Pandemi, Penanganan Covid-19 Sudah Pada Jalur Tepat
Kasus Covid-19 Bertambah 2.973, DKI Jakarta dan Jabar Sumbang Angka Tertinggi
Usai Libur Panjang, Warga Jakarta Bergejala Covid-19 Diminta Transparan
Wali Kota Solo: Covid-19 Bukan Aib, Masyarakat Jangan Takut

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.