LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jumlah elang Jawa dan kakatua jambul kuning di Jawa Timur meningkat

Catatan untuk elang Jawa tahun 2013 berhasil teridentifikasi sebanyak 8 ekor dan setahun kemudian terpantau menjadi 11 ekor. Tetapi antara tahun 2014 sampai 2015 tidak terjadi peningkatan jumlah elang Jawa, baru kemudian tahun 2016 teridentifikasi sebanyak 14 ekor.

2017-01-18 10:33:37
Jawa Timur
Advertisement

Jumlah beberapa jenis satwa di lingkungan konservasi di Jawa Timur mengalami peningkatan selama tahun 2016. Salah satu yang mengalami peningkatan populasi adalah spesies Elang Jawa atau Nisaetus Bartelsi dan kakatua jambul kuning.

Kepala Balai Besar Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BB KSDA) Jawa Timur, Ayu Dewi Utari mengatakan, hasil monitoring di lapangan menunjukkan peningkatan jumlah dua satwa tersebut.

"Jenis satwa yang mengalami peningkatan jumlah di antaranya elang Jawa dan kakatua kecil jambul kuning atau cacatua sulphurea abbotti," kata Kepala Balai Besar Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BB KSDA) Jawa Timur, Ayu Dewi Utari, Rabu (18/1).

Kendati dari sisi angka jumlahnya sangat kecil, namun peningkatan jumlah Elang Jawa menjadi berita yang menggembirakan.

Catatan untuk elang Jawa tahun 2013 berhasil teridentifikasi sebanyak 8 ekor dan setahun kemudian terpantau menjadi 11 ekor. Tetapi antara tahun 2014 sampai 2015 tidak terjadi peningkatan jumlah elang Jawa, baru kemudian tahun 2016 teridentifikasi sebanyak 14 ekor.

Kata Ayu, monitoring elang Jawa dilakukan di tiga lokasi yakni Blok Hutan Banyulinu di kawasan cagar alam Kawah Ijen Merapi Ungup-Ungup, Kabupaten Banyuwangi. Lokasi lainnya di Blok Hutan Pancur Perkebunan Kalisat, Bondowoso dan Cagar Alam Gunung Picis Ponorogo.

Pada 15 Desember 2015 lalu, pihaknya juga melakukan pelepasliaran elang Jawa di Cagar Alam Gunung Picis.

Sementara satwa jenis kakaktua kecil jambul kuning juga mengalami peningkatan jumlah, meski hanya satu ekor. Pemantauan kakatua kecil jambul kuning selama ini dilakukan Maskambing, Kabupaten Sumenep.

Selain yang disebutkan di atas, satwa prioritas di Lembaga Konservasi yang tercatat mengalami perkembangan antara lain tapir, julang mas, babi rusa, rusa sambar, merak, owa jawa dan lain-lain.

"Tahun ini kebakaran hutan tidak ada, kemungkinan karena 2016 curah hujan tinggi atau kemarau basah, sehingga sangat menguntungkan," katanya.

Elang Jawa sendiri dianggap identik dengan lambang negara Republik Indonesia yaitu Garuda, Sejak 1992 ditetapkan sebagai maskot satwa langka Indonesia.

Baca juga:
Alami gizi buruk, anak Gajah di Aceh badannya kurus & memprihatinkan
3 Bayi harimau Benggala tambah koleksi bonbin Mangkang, Semarang
Lagi menjaring, warga Palembang kaget temukan ikan aligator
Upin bersama 3 orangutan lainnya dilepas ke hutan Aceh
Sejak 2012 hingga Desember, 251 Orangutan kembali dilepas ke hutan
Dipelihara warga, 4 lutung ini diberi nasi goreng & tahu campur

(mdk/msh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.