LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jubir Pemerintah Penanganan Covid-19 sebut Faktor Penularan Utama Corona Karena OTG

Yurianto mengatakan, pihaknya menekankan untuk mengajak semua pihak melakukan pembatasan sosial. Pasalnya kita tidak tahu siapa yang membawa virus ini, terlebih lagi pada mereka yang OTG.

2020-05-13 21:30:00
Corona
Advertisement

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan faktor utama penularan Corona di masyarakat adalah orang tanpa gejala atau OTG.

"Karena kita semua menyadari bahwa faktor pembawa penyakit yang menjadi faktor penular itu adalah manusia, itu adalah orang di dalam tubuhnya terdapat virus sementara orang itu tidak memiliki gejala yang signifikan atau pun bahkan sama sekali tak bergejala," kata Yulianto dalam konferensi pers daring, Rabu (13/5/2020).

Apalagi, kata Yurianto jika orang ini memiliki mobilitas yang tinggi. Dan sering bertemu seseorang. "Dan memiliki peluang untuk bertemu, kontak erat dengan siapa pun sesuai dengan aktivitasnya," katanya.

Advertisement

Yurianto mengatakan, pihaknya menekankan untuk mengajak semua pihak melakukan pembatasan sosial. Pasalnya kita tidak tahu siapa yang membawa virus ini, terlebih lagi pada mereka yang OTG.

"Maka di dalam komitmen bersama yang dilakukan adalah mari masing-masing melindungi dirinya untuk kemungkinan tertular," ucapnya.

Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan masker setiap berada di luar rumah, kemudian juga rajin mencuci tangan.

Advertisement

"Karena kita tidak tahu apakah kita sudah menyentuh benda atau sesuatu yang sudah tercemar oleh orang lain," kata Yurianto.

Kemudian, lanjutnya membatasi untuk keluar rumah dan membatasi untuk berkerumun. "Ini menjadi penting bagi kita semua untuk melindungi diri kita masing-masing," ucapnya.

Jika komitmen ini terjadi dalam komunitas yang besar, kata Yurianto maka akan tercipta pembatasan massal.

Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Antisipasi Covid-19, Bidan Pakai APD saat Imunisasi Bayi
Cegah Terpapar Covid-19, Pedagang Kenakan Face Shield
Update Covid-19 di Jakarta: 3.671 Orang Positif Covid-19 Setelah Lakukan Rapid Test
OTG Covid-19 Jadi Ancaman di Denpasar, Sehari Ditemukan 30 Kasus
Sore Ini, Pasien Covid-19 di Wisma Atlet ada 679 Orang, 523 Laki-Laki, 288 Perempuan
Sebaran Pasien Covid-19 di 34 Provinsi Per 13 Mei 2020

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.