LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jubir JK ke Ferdinand Hutahean: Kalau Jantan Jangan Ngeles!

Husain pun heran dengan tuduhan Ferdinand dan Rudi S Kamri yang menyebut JK adalah Chaplin yang mendanai Habib Rizieq Syihab untuk pulang ke Indonesia. Malahan kata dia, mereka berdua meyakini itu yang dimaksud adalah JK tidak dibantah oleh kedua orang ini bahwa itu bukan JK yang dia maksud.

2020-12-03 21:22:58
Jusuf Kalla
Advertisement

Juru Bicara Jusuf Kalla, Husain Abdullah menegaskan agar eks politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahean dan Rudi S Kamri meminta maaf dan bertanggungjawab terkait cuitannya di twitter. Dia juga mempertanyakan terkait cuitan dan postingan Ferdinand dihapus dari media sosial.

"Kalau jantan jangan ngeles apalagi menghapus kicauan di akun twitter? Demikian pula dengan Rudi S Kamri, kenapa pada ramai-ramai hapus postingannya?" katanya dalam keterangan pers, Kamis (3/12).

"Saya ajak keduanya berani bertanggungjawab, jangan beraninya melempar lalu sembunyi seperti gaya tawuran anak lorong. Kalau jagoan jangan dihapus postingannya tampilkan," lanjut Husain.

Advertisement

Husain pun heran dengan tuduhan Ferdinand dan Rudi S Kamri yang menyebut JK adalah Chaplin yang mendanai Habib Rizieq Syihab untuk pulang ke Indonesia. Malahan kata dia, mereka berdua meyakini itu yang dimaksud adalah JK tidak dibantah oleh kedua orang ini bahwa itu bukan JK yang dia maksud.

Bahkan kata Husain, Rudi S Kamri terangan-terangan menyebutkan dua lembaga sosial yang dipimpin JK yaitu PMI dan DMI di dalam tulisannya. Tidak hanya itu, Kamri juga kata Husain meminta agar kekuatan JK dilumpuhkan dari kedua organisasi tersebut.

"Ini saya bertanya-tanya, padahal awalnya mereka sangat meyakinkan menuduh Pak JK memulangkan HRS dari Saudi bahkan membiayai dengan membawa uang sekoper ke Saudi," kata Husain.

Advertisement

Sebab itu Husain meminta agar Ferdinand dan Kamri hadir jika dipanggil pihak kepolisian terkait laporan putri ke-3 JK, Musjwira Kalla.

"Harusnya kedua lelaki terlapor itu berani secara terbuka melayani laporan Ibu Ira. Jangan belum dipanggil polisi sudah sibuk ngeles dan menghilangkan barang bukti," tutupnya.

Baca juga:
Anak Jusuf Kalla Polisikan Ferdinand Hutahean soal 'Chaplin Bawa Duit Sekoper'
Ketua DMI Jusuf Kalla: Azan Ajakan Jihad itu Keliru!
Jusuf Kalla: Kualitas Guru Kunci Kemajuan Bangsa
Wapres Ma'ruf, Jusuf Kalla Hingga Anies Hadiri Pembukaan Munas MUI ke-10 2020
Jubir: JK Tidak Punya Sangkut Paut dengan Kepulangan Rizieq Syihab

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.