Jubir Akui Wapres Ma'ruf Amin Diajak Jokowi Bahas Reshuffle Kabinet
Walaupun demikian Masduki tidak mau lebih jauh membeberkan apa yang dibicarakan antara Jokowi dan Ma'ruf Amin. Dia meminta publik agar menunggu dari hasil pertemuan-pertemuan selanjutnya.
Juru Bicara Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi mengatakan Ma'ruf Amin sudah melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo terkait adanya rencana reshuffle. Hal tersebut seiring dengan keputusan DPR menyetujui penggabungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek), serta pembentukan Kementerian Investasi.
"Kalau itu ada reshuffle dan seterusnya tentu saja wapres sudah diajak rembukan setidaknya oleh Presiden," kata Masduki dalam konferensi pers melalui daring, Senin (12/4).
Walaupun demikian Masduki tidak mau lebih jauh membeberkan apa yang dibicarakan antara Jokowi dan Ma'ruf Amin. Dia meminta publik agar menunggu dari hasil pertemuan-pertemuan selanjutnya.
"Tetapi saya tidak updating berbicara lebih jauh karena nanti pada saatnya akan ada pembicaraan lebih spesifik, antara Pak Presiden dan Wapres dan nanti sudah setelah selesai semuanya clear semuanya baru mungkin itu dibicarakan," ungkapnya.
Kemudian untuk Kementerian Investasi, Ma'ruf Amin, kata Masduki, menilai lembaga tersebut diperlukan. Sebab untuk peningkatan investasi ke depan.
"Ya saya kira investasi itu kan sangat penting untuk ke depan tapi pembicaraan terkait lebih jauh subtansi yang anda tanyakan itu tidak bisa dibicarakan saat ini. Belum final masih dalam proses diselesaikan. Tunggu saja dulu sabar saja dulu," ungkapnya.
Baca juga:
Kursi Baru Menteri Investasi, PKB Yakin Jokowi Segera Reshuffle Kabinet
Jokowi Soal Reshuffle: Saya Jawab Tegas, Ndak Ada
Karier Naik Hingga Jadi Pejabat, Mantan Menteri Ini Rupanya Pernah Jadi Calon Tentara
Tak Khawatir Isu Reshuffle, NasDem Tetap Ingin Revisi UU Pemilu Dilakukan
Terawan: Sesudah Jadi Menteri Menjadi Mantri