Jual pelajar hingga mahasiswi via online, germo di Sintang ditangkap polisi
Ada yang masih pelajar SMA hingga mahasiswi dengan tarif Rp 700 ribu. Germo berinisial AN sudah menjalankan bisnis itu sejak satu tahun lalu, dari pekerjaannya ini AN mengaku memperoleh keuntungan sekitar Rp 200 ribu setiap kali transaksi.
Patroli Cyber Reskrim Polres Sintang menangkap pelaku (Germo) bisnis prostitusi online berinisial AN, Warga Gandis, Kecamatan Dedai, Sintang, Kalimantan Barat itu menawarkan sejumlah wanita lewat aplikasi pesan singkat.
"Tersangka menawarkan sejumlah perempuan muda melalui aplikasi Bee Talk dan WA kepada sejumlah pelanggan," kata Kasat Reskrim Polres Sintang, AKP Eko Mardianto, ditemui di Sintang. Demikian dikutip dari Antara, Selasa (9/1).
Sebelum melakukan penangkapan, petugas lebih dulu menginventarisasi sejumlah foto-foto wanita yang ditawarkan.Ada yang masih pelajar SMA hingga mahasiswi dengan tarif Rp 700 ribu.
Dia mengatakan, penangkapan AN dilakukan dengan cara 'monitoring undercover' di mana seseorang diminta berpura-pura memesan wanita pada tersangka dan janjian bertemu sebuah hotel di kawasan Sungai Durian Sintang.
"Informan kami melakukan transaksi setelah itu tim kami langsung menangkap AN," ungkap Eko.
Eko menambahkan, sudah banyak wanita jadi korban bisnis esek-esek AN. Polisi terus mendalami temuan ini.
"Untuk kasus itu kami akan terapkan undang-undang TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) dan ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) dengan ancaman antara 5 hingga 15 tahun penjara," jelasnya.
Diketahui, AN sudah menjalankan bisnis itu sejak satu tahun lalu, dari pekerjaannya ini AN mengaku memperoleh keuntungan sekitar Rp 200 ribu setiap kali transaksi.
Baca juga:
Fakta-fakta video 'syur' 2 bocah & wanita dewasa di Bandung
Titik terang video porno 2 bocah dengan wanita dewasa
Polri akan tangkap penyebar video porno anak di bawah umur dengan wanita dewasa
Gubuk tempat babeh sodomi 25 anak sempat dibakar tetangga
KPAI sebut DM jual keperawanan anak jalanan Rp 5 juta ke WNA
Lewat Facebook, DM jual anak jalanan ke WNA asal Jepang
KPAI endus jaringan internasional di kasus eksploitasi seksual anak jalanan