Jual ABG ke hidung belang, muncikari masuk bui
Pria berinisial D (22), warga Medan, itu tertangkap tangan menjual perempuan muda. Selain D, petugas juga sempat mengamankan 3 perempuan muda yang dimakelarinya.
Polisi meringkus seorang muncikari di Hotel Sunggal, Jalan Pantai Barat, Medan. Pria berinisial D (22), warga Medan, itu tertangkap tangan menjual perempuan muda.
"Yang bersangkutan ditangkap petugas Subdit IV Renakta Ditreskrimum (Direktorat Reserse Kriminal Umum) Polda Sumut di Hotel Sunggal, Rabu (15/8) sekitar pukul 16.30 Wib," kata AKBP MP Nainggolan, Pelaksana Harian Kabid Humas Polda Sumut, Kamis (16/8).
Selain D, petugas juga sempat mengamankan 3 perempuan muda yang dimakelarinya. Ketiganya masing-masing T alias T (17), putus sekolah; F alias D (18), pelajar; dan A alias T (18). Kesemuanya merupakan warga Jalan Ayahanda, Medan.
"Petugas juga mengamankan barang bukti berupa 3 unit handphone serta uang tunai Rp 500.000," lanjut Nainggolan.
Praktik prostitusi terkait perdagangan manusia (trafficking) ini terbongkar setelah petugas Subdit IV Ditreskrimum Polda Sumut memperoleh dan menyelidiki informasi dari masyarakat. Rabu (15/8) sekitar pukul 14.00 Wib, salah seorang petugas melakukan penyamaran sebagai hidung belang. D datang menemuinya di Hotel Sunggal. Belakangan ketiga perempuan muda menyusul ke sana.
Saat transaksi berlangsung, tim yang telah bersiap langsung meringkus D. "Mereka datang dengan menumpangi taksi online. Ketika uang sebesar Rp 500 ribu sebagai panjar diberikan kepada D, tim langsung melakukan penggeledahan dan menangkapnya," papar Nainggolan.
D kemudian diboyong ke Polda Sumut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Ketiga perempuan muda yang jadi korban perdagangan manusia itu pun turut diamankan.
"Kita masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut," tutup Nainggolan.
Baca juga:
Kasus prostitusi, polisi akan panggil pengelola Apartemen Margonda Residence
Polisi bongkar praktik prostitusi di Apartemen Margonda Residence, 6 PSK diamankan
Tawarkan PSK di bawah umur, muncikari di Tanjung Priok dibekuk polisi
Dapat Rp 1,5 juta perbulan, begini muncikari Kalibata City tawarkan PSK ke pelanggan
Nasib Odoy, dikibuli pekerjaan ngejoki, malah jadi muncikari di Kalibata City
Ini pembelaan manajemen Kalibata City soal prostitusi di apartemennya
Prostitusi menjamur di Apartemen Kalibata City