JPU sebut air mata Jessica tak sebanding dengan duka keluarga Mirna
Meylany menilai segala curhat Jessica saat membacakan pleidoi sebuah drama semata. Tontonan itu, juga dianggap tidak mendidik secara hukum.
Salah satu Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus kematian Wayan Mirna Salihin menyoroti sikap terdakwa Jessica yang sempat menangis kala membacakan pledoinya. Jaksa Meylany Wuwung menyindir Jessica dengan mengatakan air mata yang keluar dari Jessica saat membaca pleidoi tak sebanding dengan duka yang menimpa keluarga Mirna.
"Apa terdakwa tidak berpikir penderitaan korban Mirna saat meminum es kopi Vietnam? Meregang nyawa sampai menghembuskan nafas terakhirnya," kata Meylany di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (17/10).
Lebih lanjut, Meylany menuturkan penderitaan keluarga Salihin yang harus kehilangan Mirna dengan cara seperti itu. Apalagi Arief Soemarko, suami Mirna yang belum genap sebulan menikah.
"Yang merindukan sosok hangat dari korban. Keceriaan dan mengharapkan keturunan," ungkap Meylany.
Meylany mengatakan sampai kapan pun, tidak akan lagi terlihat luapan perasaan dari Mirna di tengah-tengah keluarganya. Tetapi Jessica masih bisa menikmati semua itu.
"Tampak sangat kecil empati terdakwa terhadap korban," kata Meylany.
Bahkan Meylany menilai segala curhat Jessica saat membacakan pleidoi sebuah drama semata. Tontonan itu, juga dianggap tidak mendidik secara hukum.
"Apakah ini murni ketidaktahuan atau kesengajaan yang di setting?," tutup Meylany.
(mdk/sho)