LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jokowi Tetapkan 7 November Hari Wayang Nasional

Pemilihan tanggal 7 November dilakukan agar sama dengan penetapan wayang kulit oleh UNESCO pada 7 November 2003 lalu. Mengenai usulan Hari Wayang Nasional, kata dia, sebetulnya datang dari masyarakat, salah satunya komunitas wayang bernama Sena Wangi.

2018-12-11 19:34:50
Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menetapkan tanggal 7 November sebagai Hari Wayang Nasional. Keputusan itu diambil Jokowi saat bertemu puluhan seniman dan budayawan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (11/12).

"Beliau (Jokowi) langsung menandatangani penetapan Hari Wayang Nasional," ungkap Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilmar Farid usai pertemuan.

Hilmar Farid menjelaskan, pemilihan tanggal 7 November dilakukan agar sama dengan penetapan wayang kulit oleh UNESCO pada 7 November 2003 lalu. Mengenai usulan Hari Wayang Nasional, kata dia, sebetulnya datang dari masyarakat, salah satunya komunitas wayang bernama Sena Wangi.

Advertisement

"Sena Wangi satu organisasi yang selama ini memang bergerak untuk memuliakan wayang," terangnya.

Hilmar Farid berharap penetapan Hari Wayang Nasional memberi semangat baru bagi pecinta wayang di Tanah Air, sekaligus menjadi wadah bagi pegiat wayang untuk mengembangkan kreativitasnya.

"Implikasinya ini akan tentu merayakan wayang yang selama ini tersebar di mana-mana sekarang punya satu forum untuk mengembangkannya lebih lanjut," ucapnya mengakhiri.

Advertisement

Presiden Jokowi didampingi Mendikbud Muhadjir Effendy dan Mensesneg Pratikno, bertemu puluhan seniman dan budayawan. Pertemuan dilakukan di Istana Merdeka, Jakarta, sekitar pukul 16.00 WIB.

Mereka yang hadir di antaranya penyair M. Aan Mansyur, pegiat tradisi kesepuhan Abah Asep Nugraha, produser film berbasis budaya Abdul Azis, pegiat suku osing Aekanu Haryono, praktisi film Alex Sihar. Ada juga sejarawan Bonie Triyana, penggerak sekolah rimba Butet Manurung, penyair Goenawan Muhamad, pegiat musik Jaya Suprana, dan pegiat literasi budaya Nirwan Arsuka.

Baca juga:
Temui Ma'ruf Amin, Pengurus PWNU Jabar Deklarasi Dukung Paslon 01
Presiden Jokowi Bertemu Seniman dan Budayawan di Istana
Demo di Depan Gedung DPRD Sumut, Mahasiswa Nilai Nawacita Jokowi Belum Terwujud
609 Hari Usai Teror Air Keras, Novel Tagih Ketegasan Jokowi agar Kasusnya Terungkap

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.