LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jokowi Targetkan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Beroperasi Pada Juni 2023

"Kita harapkan ini menjadi sebuah daya saing yang baik bagi negara kita," pungkasnya.

2022-01-17 15:56:03
Presiden Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan proses pengerjaan mega proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) hingga saat ini sudah 79,9% telah diselesaikan. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut berharap KCJB bisa beroprasi pada Juni 2023.

"Kita harapkan di akhir tahun 2022 ini sudah bisa diuji coba dan kemudian pada bulan Juni 2023 bisa kita operasionalkan," kata Jokowi saat meninjau pintu masuk tunnel 2 proyek KCJB dalam YouTube Sekretariat Presiden, Senin (17/1).

Jokowi berharap dengan adanya kereta tersebut dapat mempercepat dan mengurangi kemacetan di Jakarta dan Bandung. Tidak hanya itu, dia juga berharap kereta tersebut dapat mempercepat mobilitas orang dan barang.

Advertisement

"Kita harapkan ini menjadi sebuah daya saing yang baik bagi negara kita," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menargetkan pengerjaan mega proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung rampung pada akhir April 2022.

Hal ini setelah manajemen Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) mendatangkan langsung 17 orang ahli grouting dari China.

Advertisement

"Saya mendengar, bahwa KCJB mendatangkan orang-orang hebat yaitu para ahli di bidang konstruksi dari perguruan tinggi ternama di Indonesia. Di mana, mereka nanti akan dibantu oleh 17 ahli grouting dari Tiongkok. Sehingga pekerjaan ini ditargetkan bisa rampung pada akhir April 2022 yang sekaligus menggenapkan 13 terowongan lainnya dengan total panjang keseluruhan 16.662 meter," tulis Menko Luhut melalui akun instagramnya @luhut.pandjaitan, Rabu (12/1).

Meski begitu, Menko Luhut meminta progres pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung dilakukan secara hati-hati. Menyusul tantangan geografis yang cukup tinggi, khususnya terkait terowongan.

"Kesulitan pembangunan terowongan ini juga semakin kompleks karena berada di area "clay shale" atau jenis tanah dengan karakteristik yang sangat mudah melapuk apabila terkena air dan terekspose penggalian pada saat konstruksi," terangnya.

Maka dari itu, Menko Luhut meminta pengerjaan mega proyek ini benar-benar dilakukan secara hati-hati dan cermat. Pertimbangan berbagai faktor keselamatan juga perlu diperhatikan secara serius.

"Mengingat pembangunan semacam ini belum pernah dilakukan sepanjang negara ini berdiri," tutupnya.

Baca juga:
Bertolak ke Jabar, Jokowi Hadiri Dies Natalis ke-67 Unpar hingga Tinjau Proyek KCJB
Menko Luhut: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Rampung April 2022
Kereta Cepat Pertama di ASEAN, antara Konektivitas dan Perangkap Utang China
Ternyata Begini Momen Pekerja Perbaiki Rel Kereta, Lengah Sedikit Kepala Bisa Hilang
Kereta Cepat Tercanggih China, Melesat 350 Km/jam & Dilengkapi 2.700 Sensor Otomatis

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.