LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jokowi soal pernikahan Kahiyang: Memang sudah saatnya berumahtangga

Jokowi soal pernikahan Kahiyang: Memang sudah saatnya berumahtangga. Saat ditanyakan tentang perasaan ditinggal putri semata wayangnya, Jokowi kembali mengungkapkan kebahagiaan hatinya. Ia berharap Kahiyang-Bobby bisa mengarungi mahligai keluarganya dengan baik dan lancar.

2017-11-06 20:00:30
Pernikahan Anak Jokowi
Advertisement

Tinggal dua hari, Kahiyang Ayu dan Muhammad Bobby Afif Nasution akan melangsungkan pernikahan. Raut wajah sang ayah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tampak sumringah saat memantau gladi bersih dan persiapan panitia di depan Graha Saba Buana, Senin (6/11).

Saat ditanyakan tentang perasaan ditinggal putri semata wayangnya, Jokowi kembali mengungkapkan kebahagiaan hatinya. Ia berharap Kahiyang-Bobby bisa mengarungi mahligai keluarganya dengan baik dan lancar.

"Ya memang sudah saatnya berumahtangga, sudah saatnya bermasyarakat. Sesuatu yang normal. Semoga bisa membangun keluarga yang sakinah, mawadah warrahmah," ujar Jokowi.

Namun saat ditanyakan pesan khusus kepada Kahiyang, Jokowi tak mau mengatakannya. "Pesan khusus nanti hari Rabu (saat ijab kabul)," kilahnya.

Jika dibandingkan dengan pernikahan Gibran-Selvi, Jokowi mengaku pernikahan Kahiyang-Bobby ini lebih sedikit merepotkan. "Ya, lebih repot sedikit, tetapi sama saja. Persiapan, mengorganisasinya, melaksanakannya sama saja," katanya.

Jokowi menambahkan, untuk pernikahan Kahiyang-Bobby kali ini undangannya lebih merata. Ia juga melibatkan sebagian besar tetangga dan saudara dalam kepanitiaan.

"Semua diundang, tetangga, saudara-saudara, ada yang dari pasar, PKL, semuanya," ucapnya.

Terkait perbedaan dengan pernikahan Gibran-Selvi yang terkesan lebih simpel, Jokowi pun menjelaskannya.

"Kalau di Jawa itu, antara pengantin perempuan dengan laki-laki beda. Dulu pas Gibran itu kita ngunduh mantu namanya. Jadi kita ngikut yang perempuan. Kalau ini mantu, kalau laki-laki namanya ngunduh mantu, itu bedanya," pungkas Jokowi.(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.