LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jokowi soal El Nino: Selamatkan petani dan nelayan

Jokowi mengakui banyak terjadi kekeringan di sejumlah wilayah, misal di Jawa, Sulawesi Selatan, Lampung, Bali, NTT, NTB.

2015-07-31 14:54:30
Presiden Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas di Kantor Kepresidenan. Agenda utamanya adalah membahas antisipasi dampak EI Nino terhadap kekeringan dan upaya penanggulangan kebakaran hutan.

"Kita menemukan dampak dari El Nino setelah mencapai level yang betul-betul perlu kita perhatikan dan keadaan ini diprediksi kemungkinan akan menguat mulai Agustus sampai Desember," kata Jokowi dalam kata pengantarnya di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/7).

Jokowi mengakui banyak terjadi kekeringan di sejumlah wilayah, seperti di Jawa, Sulawesi Selatan, Lampung, Bali, NTT, NTB dan wilayah lainnya.

"Dan juga jika dipantau dari peta monitoring, hari tanpa hujan wilayah-wilayah tersebut memang sudah kering sejak Mei," jelasnya.

Oleh sebab itu, lanjut Jokowi, persoalan ini sangat perlu dibahas dalam rapat terbatas pada hari ini. Sebab, El Nino memiliki dampak terjadinya kebakaran hutan, kekeringan lahan pertanian tetapi di sisi lain tangkapan ikan oleh para nelayan melimpah karena El Nino ini.

"Yang paling penting menurut saya adalah bagaimana menyelamatkan petani, selamatkan nelayan, dan juga bagaimana kebakaran hutan akibat El Nino bisa kita cegah bersama," tutupnya.

Untuk diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gelombang panas El Nino diperkirakan menyerang wilayah Indonesia sampai November 2015. Akibat El Nino, awal musim hujan 2015/2016 di beberapa wilayah mengalami kemunduran. Hingga saat ini, kekeringan semakin meluas, dan hampir merata di seluruh Nusantara.

El Nino adalah sebuah gejala penyimpangan kondisi laut yang ditandai dengan meningkatnya suhu permukaan laut di Samudera Pasifik sekitar equator khususnya di bagian tengah dan timur (sekitar pantai Peru). Dalam kondisi iklim normal, suhu permukaan laut di sekitar Indonesia umumnya hangat sehingga penguapan mudah terjadi. Penguapan itu yang kemudian membantu awan-awan hujan.

Namun ketika fenomena El Nino terjadi, saat suhu permukaan laut di pasifik equator bagian tengah dan timur menghangat, justru perairan sekitar Indonesia umumnya mengalami penurunan suhu. Akibatnya, terjadi perubahan pada peredaran masa udara yang berdampak pada berkurangnya pembentukan awan-awan hujan di Indonesia.

Fenomena El Nino ini bisa menyebabkan kekeringan hingga kebakaran hutan. Namun, bagi nelayan, fenomena El Nino mendatangkan keuntungan karena akan mendapat ikan yang berlimpah.

Baca juga:
Ini strategi Jokowi hadapi kekeringan di Indonesia
Jokowi tak terkejut ada pejabat jadi tersangka karena dwelling time
Agun desak Jokowi terbitkan Perppu soal calon tunggal pilkada
BPJS kesehatan dinyatakan haram, ini sikap Presiden Jokowi
Jokowi bagikan kartu sakti dan sembako ke warga rusun Semarang

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.