LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jokowi Singgung Kesenjangan Akses Vaksin yang Masih Melebar di Forum PBB

Jokowi menegaskan, vaksin sebagai barang publik jangan hanya sebagai slogan. Dia mendorong realisasi vaksin untuk semua negara.

2021-07-14 10:10:57
Presiden Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa kesenjangan akses vaksin masih sangat lebar. Jokowi mendorong akses yang adil dan merata terhadap vaksin harus terjamin.

"Kita harus membuat dunia untuk segera pulih dari pandemi, vaksin adalah harapan untuk mempercepat keluar dari krisis kesehatan, akses yang adil dan merata terhadap vaksin harus dijamin, namun hingga saat ini kita melihat kesenjangan akses vaksin masih sangat lebar," kata Jokowi saat pidato dalam sidang Dewan Ekonomi dan Sosial PBB ditayangan sekretariat presiden, Rabu (14/7).

Jokowi menegaskan, vaksin sebagai barang publik jangan hanya sebagai slogan. Dia mendorong realisasi vaksin untuk semua negara.

Advertisement

"Vaksin sebagai global public goods jangan hanya sebagai slogan, Indonesia mendorong agar kita melakukan percepatan realisasi percepatan vaksin bagi semua negara, termasuk berbagi dosis lewat COVAX facilities," ucapnya.

Kepala Negara pun mendorong pemenuhan kebutuhan pendanaan vaksin multitateral. Selain itu, peningkatan produksi vaksin global termasuk melalui TRIPS waiver.

"Penguatan supply chain vaksin termasuk menghilangkan hambatan ekspor dan bahan baku vaksin, dan peningkatan diversifikasi dan volume vaksin termasuk di negara berkembang," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
Jokowi: Anak-anak Jangan Takut Disuntik Vaksin Covid-19, Enggak Sakit Kok
Masyarakat Diimbau Tidak Mixing Vaccines atau Tambah Dosis Booster Tanpa Pengawasan
Menkes Budi Ngaku Pusing Lihat Polemik Vaksin Berbayar
Pemerintah Disarankan Beri Vaksin Tahap Ketiga untuk Pekerja Media Setelah Nakes
Ketua IDI Harap Masyarakat Tak Pilih-Pilih Vaksin: Semua Punya Target Sama
Pemerintah Tambah Target Vaksinasi Covid-19 jadi 208 Juta Penduduk

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.