Jokowi: Seluruh ASN jangan ada yang bermain anggaran
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengultimatum kepada para lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan seluruh aparatur sipil negara (ASN), agar tidak bermain dalam anggaran pemerintah.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengultimatum kepada para lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan seluruh aparatur sipil negara (ASN), agar tidak bermain dalam anggaran pemerintah.
Jokowi itu mengingatkan bahwa setiap gerakan anggaran akan dipantau oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hal itu disampaikan saat ditemui usai melantik ribuan lulusan IPDN Angkatan XXV di kampus IPDN, Jalan Jatinangor, Sumedang, Jumat (27/7).
"Saya titip ke Gubernur, Bupati, Wali Kota, seluruh ASN kita jangan ada yang bermain anggaran," tegas Jokowi.
"Kita tahu, KPK selalu bertindak profesional sesuai dengan kewenangannya. Itu yang harus dihargai," ia melanjutkan.
Dalam kesempatan itu Jokowi juga menyebut bahwa lulusan IPDN yang menjadi Pamong Praja Muda akan ditempatkan di tempat yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat. Ia menekankan dua hal, yakni tentang integritas dan kecepatan pelayanan.
"Saya kira perubahan zaman, yang muda ini harus lebih cepat tanggap menyerap keinginan masyarakat," terangnya.
Seperti diketahui, sebanyak 1.456 lulusan IPDN Angkatan XXV dilantik menjadi Pamong Praja Muda. Pelantikan dilakukan langsung oleh Presiden Jokowi.
Baca juga:
Presiden Jokowi titipkan reformasi instansi kepada lulusan IPDN
Mendagri sebut lulusan IPDN kader penggerak revolusi mental
Presiden Jokowi lantik 1.456 Pamong Praja Muda IPDN
Kemendagri tempatkan 35 persen lulusan IPDN di wilayah perbatasan
Mendagri tawarkan Lalu Muhammad Zohri jadi ASN di IPDN tanpa tes
KPK periksa Gamawan Fauzi terkait kasus proyek Kampus IPDN