LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jokowi: Selamat Hari Kartini, Habis Gelap Terbitlah Terang

Jokowi juga mengutip salah satu kalimat motivasi Raden Adjeng (R.A) Kartini. Adapun R.A Kartini merupakan Pahlawan Nasional Indonesia yang dikenal sebagai pelopor emansipasi wanita.

2021-04-21 10:26:10
Presiden Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan ucapan selamat Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April. Hal itu disampaikan Jokowi melalui sebuah foto yang diunggah di akun instagramnya @jokowi, Rabu (21/4).

"Selamat Hari Kartini, Habis Gelap Terbitlah Terang," ucap Jokowi dalam foto R.A Kartini yang diunggahnya.

Dia juga mengutip salah satu kalimat motivasi Raden Adjeng (R.A) Kartini. Adapun R.A Kartini merupakan Pahlawan Nasional Indonesia yang dikenal sebagai pelopor emansipasi wanita.

Advertisement

"Tiada awan di langit yang tetap selamanya. Tiada mungkin akan terus-menerus terang cuaca. Sehabis malam gelap gulita lahir pagi membawa keindahan. Kehidupan manusia serupa alam," tulis Jokowi mengutip kalimat R.A Kartini.

Tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini di Indonesia. Pasalnya, tanggal tersebut merupakan tanggal kelahiran Raden Adjeng Kartini, salah satu pahlawan nasional wanita yang paling berpengaruh di negara ini. RA Kartini dikenal dengan kegigihannya memperjuangkan pendidikan dan keadilan bagi kaum wanita.

Kegigihannya dan kecerdasan RA Kartini tertuang dalam surat-surat yang berisi pemikiran-pemikirannya untuk memajukan kaum wanita pribumi. Berkat kefasihannya berbahasa Belanda, Kartini mampu mendapatkan informasi dari buku, media cetak, dan sahabat pena dari Belanda.

Advertisement

Korespondensi dan semangat belajarnya yang tak terbatas inilah yang membuatnya semakin sadar akan ketimpangan sosial dan sistem patriarki yang menekan kaum wanita sebangsanya. Untuk itu, ia bertekad ingin memajukan pola pikir dan kesetaraan dalam hal mengenyam pendidikan bagi kaum wanita.

Reporter: Lisza Egeham
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Selalu Menginspirasi, 5 Perempuan Hebat Ini Layak Jadi Kartini Masa Kini
Menelusuri Keturunan RA Kartini saat Ini, Cicitnya Hidup Seadanya
Kalah Bersaing, Begini Kondisi Sekolah Kartini di Rembang yang Mulai Terlupakan
Mengenal Nyai Djuaesih, Aktivis Muslim Perempuan asal Sukabumi Perintis Muslimat NU
30 Kata-kata RA Kartini tentang Perjuangan, Penuh Makna Mendalam

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.