Jokowi Sebut Lebih dari 200 Juta Warga Indonesia Telah Divaksinasi Covid-19
Jokowi mengatakan, pada pekan kemarin, Indonesia mencapai babak baru dalam kerja besar vaksinasi massal Covid-19. Yakni dengan menyuntikkan lebih dari 200 juta dosis kepada masyarakat.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah selesai melakukan karantina selama tiga hari setelah pulang dari luar negeri. Dia menyapa masyarakat lewat media sosial usai selesai karantina.
"Selamat pagi hari ini masa karantina tiga hari seusai perjalanan ke luar negeri saya berakhir. Apa kabar saudara-saudaraku di seluruh Tanah Air?," kata Jokowi dalam akun instagram resminya, Senin (8/11).
"Semoga senantiasa sehat dan bersemangat menjalankan protokol kesehatan," tambahnya.
Selain itu, Jokowi mengatakan, pada pekan kemarin, Indonesia mencapai babak baru dalam kerja besar vaksinasi massal Covid-19. Yakni dengan menyuntikkan lebih dari 200 juta dosis kepada masyarakat.
"Jumlah ini telah mencatat sekitar 40 persen dari sasaran vaksinasi nasional untuk kategori lengkap dan 60 persen untuk dosis pertama," kata eks Wali Kota Solo itu.
Menurutnya, capaian tersebut membawa Indonesia ke dalam lima negara dengan jumlah suntikan vaksinasi tertinggi bersama India, Amerika Serikat, Brazil dan Jepang. Sekaligus berkontribusi dalam memvaksinasi hampir setengah penduduk dunia
"Terima kasih atas peran Anda semua dalam upaya panjang untuk bersama-sama menghentikan laju pandemi ini," tandasnya.
Baca juga:
Cegah Covid-19, Warga Baduy Diajak Sukseskan Vaksinasi
Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama sudah Capai 60,11 Persen
Jelang Akhir Tahun, Menhub Budi Bantu Percepat Vaksinasi di Yogyakarta
Austria Larang Warga yang Belum Divaksin Penuh Kunjungi Restoran, Salon
Vaksinasi Lansia Rendah, Purwakarta Masih Harus Terapkan PPKM Level 3
Sambut HUT Ke-76 Brimob, Dankorbrimob Gelar Vaksinasi di Desa Terpencil Bogor
Kapolri Sigit dan Panglima TNI Marsekal Hadi Cek Vaksinasi Massal di Labuan Bajo