Jokowi: Saya Yakin Swasembada Beras Segera Tercapai
Swasembada ini segera tercapai karena dalam tiga tahun terakhir tidak impor beras.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta produksi pangan jangan hanya bergantung kepada beras saja. Sebab, banyak pangan lainnya yang mesti dikembangkan.
"Perlu saya tekankan bahwa jangan juga kita ketergantungan hanya satu beras saja, tetapi pangan kita yang lainnya masih bisa untuk dikembangkan lagi," ujar Jokowi di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Subang, Jawa Barat, Selasa (12/7).
Pangan lainnya yang dimaksud seperti sorgum, porang, jagung, ketela pohon dan lainnya. Menurutnya, pangan-pangan tersebut memiliki peluang untuk ditingkatkan produksinya.
"Dan saya yakin karena kita sudah 3 tahun ini tidak impor beras, saya yakin swasembada beras kita akan segera kita capai," ucapnya.
Jokowi melanjutkan, bahwa benih memiliki peranan sangat penting dalam menaikkan produksi beras nasional di setiap hektarnya. Jika betul-betul didampingi oleh para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), ia yakin lahan pertanian yang dikelola akan menghasilkan panen yang baik.
"Kalau betul-betul didampingi oleh PPL-PPL yang baik, satu hektare tadi Inpari 32, Inpari 42, bisa menghasilkan kurang lebih sampai 12 ton. Tetapi katakanlah rata-rata 7-8 ton saja itu sudah sebuah lompatan yang sangat baik bagi stok ketersediaan pangan, utamanya beras kita," jelasnya.
Baca juga:
Pemerintah Dorong Startup Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi Baru
Indonesia Butuh Reformasi Pertanian Cegah Krisis Pangan
Membongkar Strategi BUMN Capai Swasembada Gula Konsumsi di 2025
Ketersediaan Pangan Jadi Fokus dalam Presidensi G20
Jokowi: Masyarakat Papua Cocok Makan Sagu, Jangan Dipaksa Beras
Moeldoko: Sorgum Punya Nilai Besar Jika Dikelola dengan Benar