LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jokowi Nilai Ketum Hipmi Bahlil Lahadalia Cocok Jadi Menteri

Jokowi Nilai Ketum Hipmi Bahlil Lahadalia Cocok Jadi Menteri. Jokowi melanjutkan, di matanya sosok Bahlil Lahadalia adalah pemuda yang cerdas.

2019-05-26 18:21:34
Presiden Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghadiri Silaturahmi Nasional dan Buka Puasa Bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi). Saat memberikan sambutan, Jokowi menyebut Ketua Umum Hipmi, Bahlil Lahadalia cocok menjadi menteri Kabinet Kerja.

"Adinda Bahlil ini kelihatannya cocok jadi menteri," kata Jokowi di Ballroom Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Minggu (26/5).

Pernyataan Jokowi sontak membuat seluruh kader Hipmi dan undangan yang hadir bertepuk tangan. Mereka juga kompak berseru agar Bahlil Lahadalia betul-betul dipilih jadi menteri.

Advertisement

Jokowi melanjutkan, di matanya sosok Bahlil Lahadalia adalah pemuda yang cerdas.

"Saya lihat dari samping, dari bawah ke atas, cocok ini kelihatannya. Pintar membawa suasana dan juga ya sangat cerdas, cerdas, cerdas," ujarnya.

Jokowi meminta kader Hipmi tak kaget jika dalam lima tahun ke depan Bahlil Lahadalia ditunjuk menjadi menteri Kabinet Kerja. "Jadi kalau nanti beliau ini terpilih enggak usah kaget. Kan pas kan," ucap dia.

Advertisement

"Siapa yang setuju?" sambung Jokowi.

"Setuju," jawab kader Hipmi kompak.

Sebagai informasi, di Pilpres 2019 Jokowi yang berpasangan dengan Ma'ruf Amin bertarung melawan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Sandiaga merupakan mantan Ketua Umum Hipmi.

Bahlil Lahadalia kemudian memilih bergabung ke tim sukses (timses) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Bahlil beralasan mendukung Jokowi karena sama-sama kader Hipmi.

Berdasarkan pengumuman hasil perolehan suara pemilihan presiden 2019 oleh KPU pada 21 Mei lalu, Jokowi-Ma-ruf Amin menjadi pemenang.

Jokowi-Ma'ruf Amin meraih 85.607.362 atau 55,50 persen dari total suara sah nasional. Sedangkan Prabowo Subianto- Sandiaga Uno hanya mendulang 68.650.239 atau 44,50 persen dari total suara sah nasional. Jokowi-Ma'ruf Amin unggul di 21 provinsi dan Prabowo Subianto- Sandiaga Uno unggul di 13 provinsi.

Baca juga:
Bukber HIPMI, Jokowi Hadiri Undangan, Sandiaga Tak Datang
Kabinet Periode Dua, Jokowi Cari Menteri yang Mampu Eksekusi Program
Jokowi soal BW Bilang Rezim Korup: Jangan Senang Merendahkan, Enggak Baik
Uni Eropa Sampaikan Ucapan Selamat Kepada Presiden Jokowi
Jokowi Temui Pedagang yang Jadi Korban Penjarahan

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.