LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jokowi Minta Semua Saling Memaafkan Atas Kerusuhan di Papua Barat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengomentari kerusuhan yang terjadi di Manokwari, Papua Barat. Jokowi telah memonitor kasus yang terjadi. Jokowi akui ada ketersinggungan antar masyarakat Papua dan Papua Barat. Namun dia menyarankan semua harus saling memaafkan.

2019-08-19 17:52:55
Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengomentari kerusuhan yang terjadi di Manokwari, Papua Barat. Jokowi telah memonitor kasus yang terjadi.

Jokowi akui ada ketersinggungan antar masyarakat Papua dan Papua Barat. Namun dia menyarankan semua harus saling memaafkan.

"Sebagai saudara sebangsa dan setanah air, yang paling baik adalah saling memaafkan. Emosi itu boleh tetapi memaafkan itu lebih baik, sabar itu juga lebih baik," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/8).

Advertisement

Jokowi juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus membangun Papua dan Papua Barat. Begitu juga, Jokowi memastikan, pemerintah akan terus memperhatikan kesejahteraan masyarakat di Papua.

"Dan yakinlah pemerintah akan terus menjaga kehormatan dan kesejahteraan pakce, makce, mama-mama yang ada di Papua dan Papua Barat," tegas Jokowi.

Diketahui, suasana Kabupaten Manokwari, Papua Barat Senin (19/8) pagi mencekam. Massa melakukan demonstrasi sepanjang Jalan Yos Sudarso Manokwari. Mereka memblokir jalan tersebut. Aksi ini buntut dari peristiwa mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya.

Advertisement

Pada Kamis (15/8) lalu mahasiswa Papua dengan sejumlah warga Malang bentrok. Bentrokan terjadi ketika Aliansi Mahasiswa Papua dan Front Rakyat Indonesia untuk West Papua, melakukan aksi damai mengecam penandatanganan New York Agreement antara Pemerintah Indonesia dan Belanda pada 15 Agustus 1962.

Akan tetapi aksi tersebut berakhir ricuh. Bentrokan terjadi antara mahasiswa Papua dengan sekelompok warga Malang. Akibat peristiwa itu sekitar 23 mahasiswa Papua terluka.

Kemudian pada Sabtu (17/8), TNI/Polri dan organisasi masyarakat (ormas) melakukan pengepungan di asrama mahasiswa Papua. Hal ini dipicu adanya kabar perusakan tiang berbendera merah putih di lingkungan asrama.

Baca juga:
Risma Tegaskan Tak Ada Mahasiswa Asal Papua Diusir di Surabaya
Jika Kerusuhan di Papua Berlarut, Ekonomi Indonesia Bisa Terganggu
Rusuh di Manokwari Papua Barat, Wiranto Minta Masyarakat Tak Termakan Berita Negatif
PDIP Kecam Ada Aksi Rasisme, Intoleransi dan Diskriminasi Terhadap Mahasiswa Papua
VIDEO: Klarifikasi Wali Kota Malang soal Isu Pemulangan Mahasiswa Papua
Kepala Suku Papua Desak Pemerintah Bentuk Menteri Adat
Gubernur dan Kapolda Jabar Tegaskan Jamin Keamanan Warga Papua

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.