Jokowi: Lokasi bentrokan Solo sudah kondusif
"Situasi kondusif, tapi aparat tetap berjaga guna memberi rasa aman kepada masyarakat," kata Kombes Asdjima'in.
Situasi Solo pasca bentrokan satu ormas dengan warga Gandekan, Jebres, Solo sudah mulai kondusif. Ditandai dengan dibongkarnya barikade yang ada dipintu masuk ke jalan RE Martadinata oleh warga di daerah tersebut.
"Ya, nanti kalau semuanya sudah dingin, baru kami melangkah untuk mengurai akar permasalahan. Tidak perlu saya sebutkan apa akar masalahnya. Yang penting penyelesaiannya tidak hanya di permukaan saja, tapi harus rampung seluruhnya," kata Wali Kota Surakarta, Joko Widodo (Jokowi) kepada wartawan, Sabtu (5/5).
Hari ini, Jokowi bersama Danrem 074/Warastratama, Kolonel Infanteri Ahmad Supriyadi dan Kapolresta Surakarta, Kombes Pol. Asdjima'in menemui tokoh-tokoh dua kubu yang berseteru. Mereka juga menjenguk para korban tindakan kekerasan yang terjadi pada hari Kamis (3/5) dan Jumat (4/5) di Solo.
Dari hasil pertemuan tersebut, Jokowi mengatakan, para tokoh telah bersedia untuk membuat situasi kondusif dan aksi kekerasan itu murni persoalan pribadi. "Unsur politik tidak ada. Saya selalu positif thinking. Tidak ada unsur jegal-jegalan. Dinamika kota itu biasa. Yang terpenting segera merampungkan permasalahannya," kata Jokowi.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol. Asdjima'in menegaskan, situasi mulai kondusif. Namun keberadaan aparat tetap diperlukan guna memberi rasa aman kepada masyarakat. Sejauh ini, kata dia, polisi menetapkan dua tersangka berinisial I dan C. Keduanya kini masih mendekam di Mapolres Surakarta. Polisi juga memeriksa 16 orang saksi.(mdk/war)