LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jokowi ingatkan jangan ada lagi intimidasi ke penyidik seperti Novel

"Saya tidak mendengar soal apakah itu dibatasi seminggu dua minggu. Tidak memakai ukuran itu, bahasa yang dipakai Presiden adalah secepatnya," kata Juru Bicara Kepresidenan, Johan Budi Sapto Prabowo.

2017-08-01 18:17:51
Novel Baswedan
Advertisement

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian segera menangkap penyiram air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Namun Jokowi tidak memberikan tenggat waktu penangkapan tersebut.

"Saya tidak mendengar soal apakah itu dibatasi seminggu dua minggu. Tidak memakai ukuran itu, bahasa yang dipakai Presiden adalah secepatnya," kata Juru Bicara Kepresidenan, Johan Budi Sapto Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (1/8).

"Kalau seminggu bisa ya seminggu. Namanya juga secepatnya," sambungnya.

Johan menuturkan, Jokowi terus mencermati perkembangan kasus penyiraman air keras terhadap Novel. Karena itu, Jokowi memanggil Tito pada Senin (31/8) untuk meminta penjelasan detail soal penanganan kasus tersebut.

"(Kapolri) menyampaikan progres penyelidikan dan Pak Kapolri menyampaikan ada temuan yang signifikan untuk mengungkap pelaku penyiraman," jelasnya.

Selama pertemuan berlangsung, lanjut Johan, Jokowi mengingatkan agar tidak ada upaya ancaman dan intimidasi terhadap penyidik. Baik penyidik KPK maupun penyidik lembaga hukum lainnya.

"Tidak boleh di dalam negara yang menjunjung tinggi hukum ini ketika penyidik melaksanakan, menegakkan hukum mengalami teror. Intimidasi atau bahkan mengalami hal yang lebih parah seperti yang dialami Novel Baswedan," tuntasnya.

Baca juga:
Jokowi: Kasus Novel Baswedan harus segera dituntaskan!
Jokowi sudah perintahkan Kapolri tuntaskan kasus Novel Baswedan
Kapolri lapor Presiden, KPK sebut sinyal baik untuk kasus Novel
Kasus Novel tak tuntas bisa jadi catatan buruk Jokowi saat Pilpres
Polri gandeng polisi Australia proses 2 sketsa lagi penyiram Novel

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.