LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jokowi curhat: PKI dibubarkan tahun 65 & saya lahir 61, masa ada PKI balita

"Saya kadang juga mau marah ya gimana. Ga marah ya gimana. Serba salah. Tapi saya juga mau blak-blakan. Jadi kalau tidak diingatkan seperti itu, ada lho orang yang percaya. Coba logikanya ga masuk kan? Masih ada yang percaya juga," kata Jokowi.

2018-03-06 12:17:49
Presiden Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat curhat soal dirinya yang sering mendapatkan fitnah lantaran dicap sebagai antek PKI. Dia mengatakan isu tersebut adalah fitnah.

Hal tersebut dikatakan Jokowi di depan ratusan warga yang hadir dalam pembagian sertifikat tanah di halaman parkir, Sirkuit Internasional Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

"Coba saya saja di bawah banyak yang diisukan 'Itu pak Jokowi PKI'. Banyak yang seperti itu coba. Padahal PKI itu dibubarkan pada tahun 65. Saya lahir 61. Berarti saya baru umur 3-4 tahun. Masa ada PKI balita. Ya ndak? Lucu banget kan. Itu yang memfitnah ngawur. Saya kan masih balita kok difitnah seperti itu," kata Jokowi di halaman parkir, Sirkuit Internasional Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/3).

Advertisement

Dia juga mengaku geram lantaran dituduh antek PKI. Oleh karena itu Jokowi mengklarifikasi hal tersebut kepada masyarakat.

"Saya kadang juga mau marah ya gimana. Ga marah ya gimana. Serba salah. Tapi saya juga mau blak-blakan. Jadi kalau tidak diingatkan seperti itu, ada lho orang yang percaya. Coba logikanya ga masuk kan? Masih ada yang percaya juga," kata Jokowi.

Dia juga menjelaskan tugasnya saat ini hanya bekerja untuk menyelesaikan pembagian sertifikat dan infrastruktur yang sedang berjalan. Selanjutnya dia juga meminta agar mengingatkan kepada masyarakat agar tidak mudah terhasut hoaks di media sosial maupun di lingkungan masing-masing.

Advertisement

"Saya titip sekali lagi, marilah kita jaga persaudaraan kita, ukhuwah kita, ukhuwah Islamiyah kita, ukhuwah wataniah kita," kata Jokowi.

"Jangan sampai kita diadu-adu karena pesta demokrasi atau karena pilihan bupati atau wali kota ataupun gubernur ataupun pilihan presiden. Sekali lagi kita saudara sebangsa dan setanah air," tegas Jokowi.

Baca juga:
Presiden Jokowi bagikan 15 ribu sertifikat di 4 kecamatan Bogor
AHY: Presiden Jokowi insya Allah hadiri Rapimnas Demokrat 10 Maret
Tinjau Sirkuit Sentul, Jokowi restui direnovasi untuk MotoGP 2021
PKS kritisi polisi tak memproses pelaporan pada pembully partai oposisi
Sambangi Istana, Agus Yudhoyono antar undangan rapimnas Demokrat untuk Jokowi

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.