Jokowi bertemu Putin dan nostalgia Soekarno di Rusia
Vladimir Putin: Saya harap delegasi Indonesia dapat merasakan keramahan Rusia.
Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral bersama Presiden Rusia Vladimir Putin di kediaman resmi Presiden Federal Rusia Bocharoc Rucey pada sekitar pukul 18.10 waktu setempat dan berakhir pada sekitar pukul 21.00 waktu setempat.
Pertemuan itu membahas upaya peningkatan ekspor minyak sawit Indonesia ke Rusia dan peningkatan kerja sama di sektor ekonomi lainnya. Presiden Jokowi juga menyampaikan kepada Putin bahwa pemerintah Indonesia berniat membeli properti di Kota Moskow sebagai gedung pengganti KBRI yang sedang direnovasi.
Salah satu yang menarik dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi bernostalgia sejarah kedekatan Indonesia dan Rusia di masa lampau. Hubungan bilateral Indonesia dengan Rusia sudah berjalan lebih dari 60 tahun. Kemesraan Indonesia dan Rusia sudah dimulai di era Presiden Sukarno yang juga pernah bertandang ke Rusia.
"Hubungan sejarah panjang kita sejak Presiden Soekarno perlu kita tingkatkan lagi sekarang ini dan saya ingin agar hubungan ekonomi, hubungan politik, hubungan budaya ini juga dikembangkan lagi," ujar Jokowi seperti dilansir Antara, Kamis (19/5).
Presiden Putin mengapresiasi pertemuan bilateral dengan Presiden Jokowi. Termasuk membahas isu internasional. Putin juga mengatakan negaranya ingin dapat meningkatkan nilai perdagangan bersama Indonesia.
"Saya harap delegasi Indonesia dapat merasakan keramahan Rusia," katanya.
Baca juga:
Segenting apa hingga ada wacana perpanjangan Kapolri
Akrabnya Jokowi dan Putin jelang KTT Rusia-ASEAN
KPK klarifikasi keberadaan Agus Rahardjo dan Basaria di Korea
'Pemerintah senang Setnov, sebab ketum bermasalah mudah dijinakkan'
Hanura usul Jokowi copot Sudirman Said atau Rizal Ramli untuk Golkar