Jokowi Berikan Bantuan Dua Pedagang yang Dijarah Perusuh 22 Mei
Dalam pertemuan yang berlangsung 30 menit mereka bercerita di hadapan Jokowi akibat kerusuhan mengalami kerugian sebesar Rp 30 juta.
Presiden Joko Widodo mengundang dua pedagang yang tokonya dijarah, Abdul dan Ismail yang mengalami kerugian pasca aksi 22 di kawasan MH.Thamrin, KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat. Warung kopi mereka di bilangan KH Wahid Hasyim dijarah oleh massa.
Dalam pertemuan yang berlangsung 30 menit mereka bercerita di hadapan Jokowi akibat kerusuhan mengalami kerugian sebesar Rp30 juta. Tidak hanya Abdul, Ismail yang sehari-hari berdagang kopi pun merugi. Tabungan raib hingga tokonya pun habis dijarah. Setelah bercerita, Ismail dan Abdul diberikan bantuan oleh Jokowi. Namun mereka tidak menyebutkan berapa nominal yang diberikan.
"Enggak ada cerita apa-apa Presiden bantu saja. Bantu berupa uang untuk modal lagi. Belum tahu berapa nilainya kita belum tahu," kata Abdul usai bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan, Jumat (24/5).
"Ya alhamdulillah sudah ada sumbangan dari pak presiden. Bisa sampai ketemu, sudah terimakasih," saut Ismail.
Dari bantuan tersebut, Ismal dan Usman berharap akan digunakan kembali untuk berdagang. Mereka mengklaim tidak punya keluarga untuk meminta bantuan.
"Mudah-mudahan bisa. Saya sudah 20 tahunan, pak Ismail umur 68. Ga jauh dari ini teman. Saya enggak bawa keluarga, sendirian. Kalau sudah habis tidur di dalam sambil bersih bersih di dalam ngepel ruangan polisi," cerita Usman.
Baca juga:
Menelusuri Fakta Video Viral 'Polisi Pukuli Remaja' Usai Aksi 22 Mei
Demo Pemilu, Ribuan Orang Geruduk DPRD Sumut
Pascarusuh 22 Mei, Jalan MH Thamrin Masih Ditutup
6 Anggota Polda Bali Terluka Saat Amankan Demo di Depan Bawaslu
Sjafrie Sjamsoeddin Kunjungi Keluarga Reyhan Korban Aksi 22 Mei