Jokowi Berharap Kerja Sama Militer Indonesia dan Papua Nugini Semakin Terbuka
Jokowi bertukar pandangan dengan PM Marape mengenai pentingnya memperkuat konektivitas antara kedua negara. Baik di darat, laut dan udara.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap, kerja sama militer antara Indonesia dan Papua Nugini semakin terbuka. Termasuk, potensi kerja sama potensi industri pertahanan Indonesia.
"Di bidang pertahanan saya berharap implementasi perjanjian kerja sama di bidang pertahanan semakin membuka kesempatan kerja sama militer antara kedua negara hal ini termasuk potensi kerja sama mencakup industri pertahanan Indonesia," katanya usai bertemu Perdana Menteri Papua Nugini James Marape di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (31/3)
Selain itu, Jokowi bertukar pandangan dengan PM Marape mengenai pentingnya memperkuat konektivitas antara kedua negara. Baik di darat, laut dan udara.
"Saya berharap akan terbuka peluang bagi perusahaan perusahaan konstruksi Indonesia untuk membangun sarana konektivitas dan infrastruktur di Papua Nugini," ujarnya.
Lebih lanjut, Jokowi berpandangan pentingnya pembentukan perjanjian investasi bilateral dengan Papua Nugini. Tujuannya untuk memfasilitasi dan memberikan keamanan bagi investor Indonesia dan Papua Nugini.
"Dalam kaitan ini saya menugaskan Menteri BUMN, Menteri PU, Menteri ESDM dan Menteri Perdagangan bersama delegasi Kadin dan pengusaha Indonesia untuk melakukan misi perdagangan dan investasi di PNG (Papua New Guinea) dalam waktu dekat," tutupnya.
Baca juga:
Jokowi Dorong Perusahaan Farmasi Indonesia Pasarkan Produknya ke Papua Nugini
Pulihkan Ekonomi, Jokowi Siap Buka Pintu Perbatasan dengan Papua Nugini
Jokowi: Saya Menghargai Sikap Konsisten PNG Menghormati Kedaulatan Indonesia
Jokowi Terima Kunjungan PM Papua Nugini di Istana Bogor
SMRC: Kepuasan terhadap Kinerja Presiden Jokowi Menurun Tiga Bulan Terakhir
Tolak Presiden Tiga Periode, Apdesi Kubu Arifin Pamer Legalitas Kemenkum HAM
Dukungan Jokowi Tiga Periode, Bambang PDIP: Itukan Maunya Apdesi