Jokowi bawa misi tunjukkan Ukhuwah Islamiyah di KTT Arab-Islam-AS
Jokowi bawa misi tunjukkan Ukhuwah Islamiyah di KTT Arab-Islam-AS. Kesatuan umat inilah salah satu kunci menangani persoalan-persoalan, terutama masalah terorisme yang justru korban terbesarnya adalah masyarakat negara dunia Islam.
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi tiba di Riyadh, Arab Saudi, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Arab, Islam dan Amerika Serikat (Arab Islamic American Summit) yang akan diselenggarakan pada Minggu (21/5).
Dilansir Antara, pesawat kepresidenan yang membawa Jokowi dan rombongan mendarat di Salman Air Base, Riyadh, Arab Saudi, pada Sabtu (20/5) pukul 20.30 waktu setempat.
Wakil Gubernur Riyadh Prince Mohammed bin Abdul Aziz menjemput di bawah tangga pesawat Kepresidenan. Selain itu ada pula Duta Besar Indonesia untuk Arab Agus Maftuh yang menyambut kedatangan Presiden Jokowi.
Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir mengatakan, kedatangan Presiden dalam KTT Arab dan AS ini menunjukkan konsistensi Indonesia untuk mengedepankan "ukhuwah Islamiyah" kesatuan umat.
"Kesatuan umat inilah salah satu kunci menangani persoalan-persoalan, terutama masalah terorisme yang justru korban terbesarnya adalah masyarakat negara dunia Islam sendiri," kata Fachir di Hotel Continental Riyadh.
Wamenlu menuturkan, KTT Arab, Islam dan AS ini pertama dan bersejarah. Fachir berharap forum ini sekaligus bisa mendorong kerjasama dan kemitraan untuk perdamaian dunia. Kerja sama tersebut untuk menangani persoalan-persoalan masalah terorisme. Indonesia sudah lama menjalin kerja sama dengan organisasi Islam.
"Kita tentu akan berbagi pengalaman kita mengenai penanganan terorisme, termasuk keseimbangan antara hard power dan soft power, terutama deradikalisasi," jelasnya.
Baca juga:
Cerita dari dapur Presiden Jokowi
Amien Rais sarankan Jokowi tak lagi mengancam dengan kata 'Gebuk'
Kritikan nyelekit Amien Rais buat Jokowi dari gedung dakwah
Demo di depan DPR, mahasiswa kepanasan malah asyik duduk & ngobrol
Presiden Jokowi diminta jelaskan maksud 'gebuk' ormas anti-Pancasila
Amien Rais kritik Jokowi dari soal ulama hingga Freeport