LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Johan Budi dihadiahi jebakan tikus oleh mahasiswa Brawijaya

"Ini bentuk dukungan kami kepada KPK. Kita melihat KPK sekarang sedang dilemahkan."

2015-03-17 16:54:40
KPK
Advertisement

Plt pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi mendapatkan hadiah sebuah jebakan tikus dari Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya, Malang. Alat jebakan itu diserahkan dalam acara peresmian pusat kajian anti korupsi Universitas Brawijaya.

Usai memberikan ceramah kepada mahasiswa, dosen dan undangan, Johan Budi didaulat untuk menerima cindera mata dari rektor Universitas Brawijaya, Mohammad Bisri. Tidak lama berselang, Presiden Eksekutif Mahasiswa Reza Adi Pratama diberi waktu untuk menyampaikan kadonya.

"Ini bentuk dukungan kami kepada KPK. Kita melihat KPK sekarang sedang dilemahkan, sehingga banyak tenaga yang terkuras untuk mengurus rumah tangganya sendiri," kata Reza Adi berapi-api di ruang Widyaloka UB, Malang, Selasa (17/3).

Semula alat jebakan tikus tersebut terbungkus rapi layaknya sebuah parsel. Namun oleh Johan Budi langsung dibuka dan diangkat di depan para hadirin.

Sementara itu dalam pidatonya Johan mengajak semua elemen masyarakat untuk menjauhkan diri dari sikap korup. Bahaya korupsi sudah sangat mengancam di berbagai elemen, bahkan nyaris di setiap lembaga pemerintahan.

"Semua entitas tidak ada yang steril dari korupsi. Profesor dan ustaz pun tidak sepenuhnya bisa bebas dari kasus korupsi, ada 6 profesor yang sudah menjalani proses hukum oleh KPK, begitupun para ustaz dan kiai," katanya.

Korupsi, lanjut Johan disejajarkan dengan genosida, masuk kategori sebagai kejahatan hak asasi manusia. Karena korupsi memang daya rusaknya luar biasa besar. Tidak hanya sosial, ekonomi, tetapi politik juga digerogoti oleh korupsi.

Gaji seorang kepala daerah yang hanya belasan juta rupiah kalau dikalikan selama lima tahun mungkin tidak lebih dari Rp 2 miliar. Tetapi ketika Pilkada akan menghabiskan biaya Rp 15 miliar lebih.

"Kemenangan mereka dibiayai oleh cukong yang akhirnya banyak menimbulkan korupsi. Survei KPK menunjukkan 73 persen orang menganggap money politics sudah biasa. Kepala daerah bukan lagi dipilih karena wibawanya atau kejujurannya, tetapi uangnya," katanya.

Johan mengajak untuk mengambil tauladan pada Jenderal Polisi Hoegeng. Kapolri yang pensiun tidak memiliki apa-apa. Anaknya saja saat masuk Akpol direkomendasi tidak lolos. Keteladanan kesederhanaan Mohammad Hatta juga patut dicontoh. Kini pemimpin jujur mulai langka.

"Aktualisasi agama terlalu normatif, ditaruh di sebelah kiri sementara pada kehidupan nyata berada di kanan. Orang mendewakan jabatan," katanya.

Baca juga:
KPK periksa Nazaruddin terkait kasus korupsi alkes RS Udayana
KPK minta anggota DPRD DKI laporan harta kekayaan
KPK sebut remisi buat koruptor bertentangan dengan PP 99 Tahun 2012
ICW desak pimpinan KPK mundur jika ogah ajukan PK
Temuan sering tidak diungkap, BPK bakal bisa menyidik kasus

Aksi-aksi demo mahasiswa:
Aktivis desak KPK melakukan PK ke MA atas putusan Praperadilan BG
Aksi teatrikal menolak keberadaan ekstremis ISIS
Sambut kedatangan JK ke UMY, mahasiswa demo tolak kriminalisasi KPK
Aksi demo mahasiswa Aceh 'bangunkan' Jokowi dari tidur
Pandangan udara jutaan warga Brasil banjiri kota demo Presiden Dilma

Advertisement
(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.