Joged bungbung porno viral digelar saat acara amal untuk pengungsi
Pihaknya mengaku langsung menelusuri pemilik akun Asta Wan yang mengunggah pertama di Facebook miliknya. Dari penelusuran itu, Mahendra mengaku sangat menyayangkan tarian tersebut dipentaskan dalam rangka kegiatan amal untuk membantu korban bencana.
Video dan photo joged bungbung yang jadi viral setelah tersebar di medsos, ternyata digelar serangkaian acara amal penggalian dana untuk pengungsi gunung Agung.
Adanya hal itu langsung disikapi Pemerintah Provinsi Bali melaui Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Prov. Bali, Dewa Gede Mahendra, Jumat (24/11) di Denpasar.
Pihaknya mengaku langsung menelusuri pemilik akun Asta Wan yangmengunggah pertama di Facebook miliknya. Dari penelusuran itu, Mahendra mengaku sangat menyayangkan tarian tersebut dipentaskan dalam rangka kegiatan amal untuk membantu korban bencana.
Mahendra menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bali sangat tidak setuju diadakan pergelaran tarian joged porno seperti itu dalam kegiatan apapun apalagi kegiatan amal. Ia mengimbau aparat penegak hukum untuk menindak tegas.
"Saya sangat tidak setuju dan menyayangkan adanya tarian seperti itu dalam acara amal, penegak hukum harus tindak tegas itu", tegasnya Jumat (24/11) di ruang pres room Provinsi Bali.
Mahendra juga meminta seluruh aparat desa baik aparat dinas maupun prajuru desa adat agar sensitif dan tidak mentolerir adanya pergelaran-pergelaran yang sudah mengarah pornoaksi seperti Joged Erotis tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Birokrat asal Buleleng tersebut juga menyampaikan jika berdasarkan pada prosedur dan tata cara penerbitan Izin Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) dari Perdirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kementerian Sosial RI, No.213B/LJS/12/2012 tentang juknis.
Diketahui sementara diduga kegiatan itu terjadi di wilayah Buleleng pada sebuah event motor cros. Usai kegiatan itu, panitia menggelar tarian Joged Bungbung untuk menghibur para peserta.
(mdk/rhm)