JK tinjau posko banjir bandang di Bima
JK akan menerima laporan terkait penanganan penanggulangan bencana banjir. Kemudian, JK melanjutkan peninjauan langsung beberapa wilayah yang terkena musibah banjir dan juga mengecek posko logistik kebutuhan korban banjir.
Wakil Presiden Jusuf Kalla pagi tadi bertolak ke Nusa Tenggara Barat meninjau musibah banjir bandang yang melanda kota Bima beberapa waktu yang lalu. Peninjauan awal, Wapres Jusuf Kalla melihat Posko Utama Banjir di Kantor Pemerintah Kota Bima yang terletak di Jl Soekarno Hatta No 2, Raba, Kota Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Informasi Setwapres, Rabu (28/12), pria yang akrab disapa JK ini akan menerima laporan terkait penanganan penanggulangan bencana banjir. Kemudian, JK melanjutkan peninjauan langsung beberapa wilayah yang terkena musibah banjir dan juga mengecek posko logistik kebutuhan korban banjir.
Usai melakukan peninjauan, JK dan rombongan sudah kembali ke Jakarta pada sore ini.
JK tinjau posko banjir bandang di Bima ©2016 merdeka.com/faiq hidayat
Untuk diketahui, Banjir bandang menerjang ribuan rumah warga di Kota Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Rabu (21/12). Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB, Muhammad Rum mengatakan banjir bandang yang melanda Kota Bima itu terjadi sejak pukul 14.00 WITA.
"Jadi, hampir seluruh Kota Bima dikepung banjir," katanya seperti dilansir Antara, Rabu (21/12).
Menurut dia, akibat banjir bandang tersebut, ribuan rumah terendam. Sehingga, warga yang terkena dampak saat ini sedang menyelamatkan diri ke tempat-tempat yang lebih aman.
"Kita masih mendata jumlah pasti rumah yang terendam. Tetapi, kita perkirakan jumlahnya ribuan," ujarnya.
Baca juga:
Banjir bandang terjang Bima NTB, ribuan rumah terendam
Akibat banjir bandang, tembok Lapas sepanjang 60 M di Bima jebol
Mensos Khofifah bantah pemerintah lamban tangani banjir di Bima
Korban banjir Bima: Dapur rumah lumpur semua, bagaimana mau masak?
Tangani korban banjir, Mensos berkantor di Bima
PLN sebut 89 persen listrik di Bima sudah pulih usai banjir bandang