JK: Boediono bukan ban serep, wapres bantu presiden
"Wapres boleh ganti tapi program harus jalan," kata JK.
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan banyak tantangan dari dalam dan luar ke depan. Karena itu, seluruh komponen bangsa harus bekerja gotong-royong.
"Masalah bangsa bukan masalah mudah karena bertemu antara masalah di luar baik ekonomi China, Eropa, dan Amerika dengan masalah di negeri kita ini jadi tantangan untuk diselesaikan. Kami juga harus tahu pilpres selesai ya bantu presiden karena itulah saya katakan, Pak Boed ini bukan ban serep, kalau ban serep itu cadangan, wapres membantu presiden, jadi mesti kerja masa tidak kerja kalau tidak kerja dikeluarkan nanti," kata Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden (wapres) Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat, Senin (20/10).
Menurutnya memori jabatan yang dibuat Boediono sudah dibaca semua oleh Jusuf Kalla. Program Boediono yang sudah berjalan akan terus dilanjutkan.
"Saya sudah baca memori yang disampaikan, sudah banyak yang dilaksanakan. Kalau yang bisa dilanjutkan, Insya Allah dilanjutkan," katanya.
JK mengatakan, pemerintahan adalah suatu sistem yang berkesinambungan sehingga setiap ada pergantian pemerintahan tak perlu ada pergantian program yang radikal.
"Wapres boleh ganti tapi program harus jalan. Tidak boleh pejabat ganti, nanti program ganti, agar negeri ini ada kesinambungan, ini dasar kita semua. Saya harapkan Boediono beri pandangan pada kita," ujarnya.(mdk/has)