LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jessica tak alami gangguan jiwa tapi agresif sampai mau bunuh diri

Natalia membeberkan hasil pemeriksaan emosi terhadap Jessica. Hasilnya cukup mengejutkan.

2016-08-18 12:50:05
Jessica Tersangka
Advertisement

Psikiater forensik RSCM dr Natalia Widiasih melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap Jessica Kumala Wongso, terdakwa kasus kematian Wayan Mirna Salihin pada 11-16 Februari 2016. Pemeriksaan dilakukan dengan metode wawancara, analisa data pemeriksaan dan kamera pengintai. Hasilnya, Jessica tidak mengalami masalah kejiwaan.

"Kami perlu melihat semua data, memotret kondisi kejiwaan misal saat dia minta pertolongan. Pada jessica kami meminta data dari ibunya. Kami simpulkan saat pemeriksaan tidak didapatkan adanya gangguan jiwa berat," ujar Natalia dalam sidang yang digelar di PN Jakarta Pusat, Kamis (18/8).

Sebelum mengambil kesimpulan itu, Natalia menjelaskan, tipe kepribadian Jessica tergolong normal dan tidak menunjukkan adanya gangguan kepribadian. Namun Jessica juga diketahui memiliki tingkat emosi yang cenderung naik pada kondisi tertentu. Itu diperoleh dari riwayat yang diberikan pihak kepolisian Australia.

Advertisement

Natalia membeberkan hasil pemeriksaan emosi terhadap Jessica. Hasilnya cukup mengejutkan.

"Didapatkan juga bahwa kecenderungan adanya agresifitas pada dirinya. Ancaman bunuh diri sampai melukai diri. Didapatkan data bahwa ada riwayat, dia dalam situasi tekanan, masalahnya banyak, dukungan sosial tidak ada, kelihatan emosinya. Bisa marah, menyakiti diri," tegasnya.

Dari situ dia mengatakan, saat emosional Jessica memuncak, justru tidak ditunjukan secara langsung dan tidak dirasakan oleh orang lain. Dari data kepolisian Australia yang dipelajari Natalia, Jessica mengakui memiliki emosi tinggi.

Advertisement

"Agresif violence order, karena merasa emosinya tidak stabil. Sehingga dia laporkan polisi," ucapnya.

Baca juga:
Sidang Jessica, hakim dan pengacara tolak dua psikiater dari JPU
Minim informasi saksi ahli, pengacara Jessica protes sikap JPU
Begini keanehan gestur Jessica saat Mirna kejang versi psikolog
Majelis hakim ingin kasus Jessica selesai bulan November
Pengacara Jessica ingin uji rekaman CCTV Cafe Olivier
Pengacara Jessica sebut kesaksian psikolog tak ada yang penting

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.