Jepang bakal bebaskan visa bagi WN Indonesia
PM Jepang Shinzo Abe menargetkan jumlah pengunjung asing tahunan menjadi 20 juta hingga Olimpiade 2020 di Tokyo.
Pemerintah Jepang merencanakan untuk membuat peraturan yang membebaskan visa bagi wisatawan Indonesia, Filipina dan Vietnam. Tujuannya, Jepang ingin menggenjot sektor pariwisata untuk menarik wisatawan dari ketiga negara tersebut.
Dari sumber pemerintah Jepang seperti dilansir media Jepang, Kyodo News, Rabu (16/4), Perdana Menteri Shinzo Abe akan menjadikan pariwisata sebagai strategi untuk memacu pertumbuhan ekonomi negara Sakura tersebut. Shinzo Abe menargetkan jumlah pengunjung asing tahunan menjadi 20 juta hingga Olimpiade 2020 di Tokyo.
Tahun lalu, wisatawan dari Thailand dan Malaysia meningkat 61 persen atau sekitar 630.000 dari tahun sebelumnya, setelah visa mereka dibebaskan. Sekitar 140.000 wisatawan dari Indonesia, 110.000 dari Filipina dan 80.000 dari Vietnam.
Menurut Dinas Pariwisata Jepang, untuk mencapai tujuan meningkatkan jumlah pengunjung asing tahunan 20 juta seperti yang direncanakan Shinzo Abe, Jepang memang perlu meningkatkan sektor pariwisata untuk menarik lebih banyak orang dari negara-negara Asia Tenggara.
Sementara itu, pengamat dari Jepang mengatakan pembebasan visa tersebut mempermudah wisatawan negara Asia Tenggara itu datang ke Jepang mengingat pertumbuhan ekonomi negara-negara itu tengah berkembang dilihat dari perjalanan warganya ke luar negeri.
Baca juga:
Temukan virus flu burung, Jepang musnahkan 112.000 ayam
Tekanan Mitsubishi bikin Jepang niat gugat Indonesia di WTO
Hilirisasi digugat Jepang, Indonesia siapkan pledoi di WTO
Keisuke Honda absen lawan Catania
Lima orang ini tak tahu mereka nyaris tewas