Jenderal Tito berencana pensiun dini, ogah jabat Kapolri hingga 2022
"Bagi saya yang pernah sekolah di luar negeri melihat pensiun dini itu biasa. Saya juga punya hak untuk menikmati hidup yang less stressfull," kata Tito.
Pernyataan mengejutkan datang dari Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Mantan Kepala BNPT itu menyatakan tak mau menjabat Kapolri hingga tahun 2022.
Seperti diketahui, Jenderal Tito baru akan pensiun pada tahun 2022. Artinya, Tito masih mempunyai waktu lima tahun untuk memimpin Polri jika tidak ada pergantian dari Presiden.
"Saya mungkin pada waktunya tidak akan sampai selesai di 2022. Kemungkinan di waktu yang sangat tepat mungkin, saya akan pensiun dini," kata Tito usai perayaan HUT Bhayangkara di Monas, Jakarta, Senin (10/7).
Tito mengaku pensiun dini bukanlah sesuatu yang aneh. Menurutnya, hal itu biasa terjadi di luar negeri. Namun kurang biasa didengar di Indonesia.
"Bagi saya yang pernah sekolah di luar negeri melihat pensiun dini itu biasa. Saya juga punya hak untuk menikmati hidup yang less stressfull," kata Tito.
Meski demikian, Tito enggan mengungkap kapan waktu dirinya akan pensiun dini.
"Yang jelas hati kecil saya tidak ingin sampai selesai 2022, tambah stres kehidupan saya nantinya. Saya butuh waktu untuk anak dan istri saya juga," katanya.
Baca juga:
Kunjungi Mabes Polri, Ketua KPK minta bantuan Kapolri
Kapolri pimpin sertijab Kapolda Sulut dan Malut di Mabes Polri
Takut musuh baru dan stres, Jenderal Tito tak mau terjun ke politik
Jenderal Tito: Saya jadi Kapolri 7 tahun, anggota & organisasi bosan
Mabes soal Tito tegur Kapolda Jabar: Pati ditegur Kapolri, ngeri!