LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jenazah teroris Abu Roban belum diserahkan ke keluarga

Untuk jenazah Abu Roban, lanjut Boy, hingga saat ini belum berhasil diidentifikasi oleh keluarganya.

2013-05-22 02:02:00
Terorisme
Advertisement

Jenazah Ahmad Basori, satu dari tiga teroris yang ditembak mati saat penggerebekan di Kebumen, Jawa Tengah beberapa hari lalu telah dikembalikan ke keluarganya di Batang, Jawa Tengah. Ahmad Basori diketahui masih termasuk dalam jaringan teroris pimpinan Abu Roban.

"Ahmad Basori, kemarin (Senin, 20/5) sekitar pukul 18.30 WIB dijemput keluarga dan dikembalikan ke Batang, Jawa Tengah," ujar Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar di Gedung NTMC Mabes Polri, Jakarta Timur, Selasa (21/5).

Untuk jenazah Abu Roban, lanjut Boy, hingga saat ini belum berhasil diidentifikasi oleh keluarganya. "Abu roban kita baru tambah data pembanding. Kalau data ini sudah cocok, baru dapat dibawa pihak keluarga," tambahnya.

Sebelumnya, Polri telah menyerahkan jenazah Budi alias Angga yang tewas saat baku tembak dengan Densus 88 di Bandung, Jawa Barat. Kedua jenazah dibawa pulang oleh keluarga setelah hasil tes DNA dan sampel pembanding lainnya dinyatakan sesuai. Sementara lima lainnya masih dalam proses identifikasi dengan keluarga.

Untuk diketahui, tujuh terduga teroris tewas ditembak oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri dalam penyergapan di sejumlah lokasi sejak Rabu (8/5/2013). Dalam penyergapan di Bandung, Jawa Barat, Densus 88 menembak mati Budi alias Angga, Junet alias Encek, dan Sarame.

Sementara Abu Roban tewas dalam penyergapan di Batang, Kendal, Jawa Tengah. Di Kebumen, korban tewas atas nama Bastari, Toni, dan Bayu alias Ucup. Untuk pelempar bom di pos polisi Tasikmalaya, yang tewas ditembak juga telah dikembalikan kepada keluarga.

Kelompok pimpinan Abu Roban ini merupakan spesialis pengumpul dana untuk aksi teror. Mereka pernah melakukan sejumlah perampokan atau fa'i. Abu Roban diketahui terkait DPO teroris Santoso dan Autat Rawa, serta Abu Omar, pemasok senjata api dari Filipina. Total dari jaringan Abu Roban yang telah dilakukan penangkapan ialah 28 orang. Sebanyak delapan di antaranya tewas.(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.