Jenazah Seorang Nelayan Korban Tsunami Ditemukan di Pantai Tanjung Lesung
Tim relawan asal Kota Tangerang Selatan menemukan satu jenazah diduga korban tsunami Selat Sunda, selasa (25/12). Jasad pria yang diketahui bernama Muksin ditemukan di dekat pantai Tanjung Lesung.
Tim relawan asal Kota Tangerang Selatan menemukan satu jenazah diduga korban tsunami Selat Sunda, selasa (25/12). Jasad pria yang diketahui bernama Muksin ditemukan di dekat pantai Tanjung Lesung.
"Benar oleh tim gabungan Satpol PP BPBD Tangsel dan tim siaga Pramuka DKI Jakarta berhasil menemukan satu orang jenazah korban di sekitaran Pantai Tanjung Lesung, Pandeglang sekitar pukul 11.00 WIB. Korban diketahui bernama Muksin, seorang nelayan setempat," terang Yudi, relawan Tangsel yang berada di lokasi, Selasa (25/12).
Diterangkannya, jasad laki-laki tersebut ditemukan dalam posisi terlentang di pinggir pantai dengan kondisi luka-luka pada tubuhnya.
"Usiannya diperkirakan 25 tahun, ada beberapa luka di tubuhnya yang sudah membengkak," kata dia.
Diterangkan Yudi, kondisi Pantai Tanjung Lesung sendiri saat ini masih dipenuhi sampah bekas terjangam tsunami. Sehingga menyulitkan petugas melakukan penyisiran, kecuali dengan berjalan kaki.
"Kondisi bibir pantai banyak tumpukan ranting dan akar pepohonan, sehingga menyulitkan akses kendaraan saat mengevakuasi jenazah yang ditemukan," terang dia.
Dari keterangan nelayan setempat yang mengenali Muksin, saat kejadian Muksin tengah mencari ikan di pinggiran pantai.
"Dia lagi ngobor (nyari ikan) di pinggir laut waktu kejadian. Dia ngobor pas air surut doang, enggak taunya malah ada tsunami," ucap Yudi berdasarkan keterangan warga setempat.
Sda sejumlah warga lain selain Muksin yang diduga ikut mencari ikan, pada saat kejadian. "Dugaan warga itu ada beberapa orang lain yang mengobor, tapi sampai saat ini baru satu jenazah yang kami temukan," bilangnya.
Saat ini relawan dari unsur BNPB, Tagana, TNI dan Polri masih menyisir mencari korban baik menggunakan jalur darat ataupun pantauan udara menggunakan helikopter.
Baca juga:
Meski Diterjang Tsunami, Umat Nasrani Tetap Rayakan Misa Natal
Mobil-Mobil Rusak Akibat Tsunami Dikumpulkan di Terminal Carita
Polisi Kumpulkan Mobil Korban Tsunami Banten di Terminal Carita
Gunung Anak Krakatau bertambah tinggi 4 sampai 6 meter setiap tahun
Hari Ketiga Pascatsunami, Warga Cari Barang-Barang yang Terdampar Hingga ke Sawah