Jenazah Rico Hermawan dibawa pulang keluarga ke Boyolali
Saat bom meledak, Rico tengah berada di dalam pos polisi karena ditilang.
Jenazah Rico Hermawan (21), korban tewas ledakan bom Sarinah, Jakarta Pusat, malam ini diambil oleh pihak keluarga dari RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, sekitar pukul 19.45 Wib. Jenazah diambil setelah sebelumnya dilakukan identifikasi.
Usai mengambil jenazah anaknya, Joko, ayah Rico, tidak mau berkomentar sepatah kata pun. Dengan wajah sedih, dia langsung masuk ke dalam kendaraan yang membawa jenazah anak pertamanya pulang.
Mohyari, rekan Joko, mengatakan jenazah Rico akan dibawa ke Boyolali, Jawa Tengah. Mohyari mengatakan, Joko adalah temannya sesama tukang ojek.
"Saya hanya membantu proses prosesnya saja. Sama anaknya saya enggak kenal. Tapi katanya mau dibawa ke Boyolali," kata Mohyari di RS Polri Kramatjati, Sabtu (16/1).
Mohyari tidak tahu menahu proses pemakaman jenazah selanjutnya. "Saya tidak tahu, tadi saya ikut menyalatkan saja," ujarnya.
AKBP Jayus dari RS Polri berharap agar keluarga Joko diberi ketabahan. "Kalau ada kekurangan kita dalam kami melayani harap maafkan," kata Jayus.
Untuk diketahui, Rico adalah salah satu korban tewas dari ledakan bom di Sarinah pada 14 Januari lalu. Saat bom meledak, Rico tengah berada di dalam pos polisi karena ditilang.
Baca juga:
Densus 88 sita buku dari kontrakan terduga teroris di Sarinah
Kapolri angkat bicara soal penangkapan 12 pelaku teror Sarinah
Ini foto dan identitas pelaku teror Sarinah
Pria yang tergeletak di Jalan Thamrin bernama Rais, kondisi koma
Ini data identitas 26 korban luka akibat teror di Sarinah