LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jenazah Gusti Nurul akan dimakamkan di kompleks trah Mangkunegaran

Jenazah akan dibawa ke Solo besok.

2015-11-10 17:57:31
Obituari
Advertisement

Gusti Raden Ayu Siti Nurul Kamaril Ngasarati Kusumawardhani atau akrab disapa Gusti Nurul, salah satu tokoh penting dan juga sesepuh di Istana Mangkunegaran Solo meninggal dunia dalam usia 94 tahun, Selasa (10/11).

Pangageng Mondropuro Istana Mangkunegaran, Supriyanto Waluya mengatakan jenazah akan disemayamkan dan prosesi upacara adat. Jenazah tokoh yang banyak berperan pada pendirian stasiun radio pertama di Indonesia itu akan dimakamkan di Astana Giri Layu, Matesih, Karanganyar.

"Gusti Nurul akan dimakamkan bersanding dengan keluarga besar trah Mangkunegaran di Giri Layu. Jenazah akan diberangkatkan dari Pura Mangkunegaran pada Rabu siang," ujarnya, Selasa (10/11).

Jenazah almarhum saat ini masih berada di kediamannya di Bandung. Menurut rencana, jenazah akan dibawa dan disemayamkan di Pendapa Istana Mangkunegaran Solo untuk disemayamkan.

"Saat ini jenazah masih di Bandung, besol pagi akan dibawa ke Solo melalui penerbangan pertama," terang Supriyanto.

Gusti Nurul merupakan putri Mangkunegara VII dengan Gusti Ratu Timoer, putri Sultan Hamengku Buwono VII. Dia dikenal sebagai salah satu tokoh yang membidani berdirinya stasiun radio pertama di Indonesia yang diberi nama Solosche Radio Vereeniging.

"Gusti Nurul termasuk tokoh fenomenal. Beliau pernah menari di hadapan Ratu Wilhelmina di Belanda. Anehnya saat menari iringan musiknya dari Solo yang disiarkan langsung oleh radio Solosche Radio Vereeniging itu," terangnya.

Supriyanto menjelaskan, tarian yang diperankan Gusti Nurul saat itu, dipersembahkan sebagai kado pernikahan Putri Juliana.

"Rombongan Gusti Nurul dari Mangkunegaran tidak membawa gamelan untuk mengiringi tariannya. Tarian itu diiringi alunan gamelan yang dimainkan dari Pura Mangkunegaran dan dipancarkan melalui Solosche Radio Vereeniging yang siarannya bisa ditangkap dengan jernih di Belanda," katanya.

Baca juga:
Gusti Noeroel, wanita yang dicintai Soekarno & Sultan tutup usia

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.