LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jelang sidang, Busyro Muqoddas optimis gugatan PT dikabulkan MK

Gabungan praktisi dan akademisi menggugat ambang batas pencalonan presiden (Presidential Threshold) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan tersebut didaftarkan sejak 13 Juni 2018. Busyro optimis gugatannya akan dipenuhi MK.

2018-07-15 12:57:47
Muhammad Busyro Muqoddas
Advertisement

Busyro Muqoddas optimis gugatan ambang batas pencalonan presiden (Presidential Threshold) akan dipenuhi Mahkamah Konstitusi (MK). Selaku pihak penggugat, Busyro berharap gugatan akan diputuskan sebelum masa pendaftaran calon Presiden dan Wakil Presiden.

"Tinggal sidang saja. Sepertinya Rabu (18/7) besok sidang. Kalau tidak ada perubahan. Saya sulit (memprediksi) baru bisa dilihat di sidang besok," kata Busyro Muqoddas usai diskusi Presidential Threshold di Dialectic Cafe Dinoyo Kota Malang, Sabtu (13/7) malam.

Gabungan praktisi dan akademisi menggugat ambang batas pencalonan presiden (Presidential Threshold) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan tersebut didaftarkan sejak 13 Juni 2018. Busyro optimis gugatannya akan dipenuhi MK.

Advertisement

"Kalau kami optimistik ya, karena ini persoalan yang cukup fundamental sekaligus memiliki kepekaan politik. Sehingga Hakim MK memiliki komitmen yang perlu diwujudkan dalam mewujudkan perkara ini," terangnya.

"Apalagi, saya sampaikan tadi bahwa historical MK itu anak dari kandung reformasi. Sedangkan gerakan reformasi itu koreksi lokal moral bangsa Indonesia terhadap Pemerintahan yang korup. Itu saja kalau dipegangi, nah arah keputusan dari MK bisa ditebak, dan kami optimis," terangnya.

Sebanyak 12 orang praktisi dan akademisi mengajukan gugatan ambang batas 20 persen. Ke-12 orang tersebut adalah Busyro Muqoddas, M. Chatib Basri, Faisal Basri, Hadar N. Gumay, Bambang Widjojanto, Rocky Gerung, Robertus Robet, Feri Amsari, Angga D. Sasongko, Hasan Yahya, Dahnil A. Simanjuntak, dan Titi Anggraini.

Advertisement

Baca juga:
Keluar Demokrat, Chris John pilih NasDem maju Caleg di Pemilu 2019
Pakai kaos 'tahanan KPK', cara PSI warning Calegnya di Jatim
PPP yakin Golkar tak bermanuver dan hengkang dari koalisi Jokowi
Demokrat masih ngotot tawarkan AHY sebagai cawapres Prabowo atau Jokowi
Cak Imin menyatakan PKB dukung Jokowi, PDIP nilai keputusan pada momentum tepat
Agar dapat dukungan kuat di DPR, Golkar usul Jokowi pilih cawapres dari parpol
Jokowi beri bocoran, salah satu nama cawapres adalah Cak Imin

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.