Jelang Ramadan, Polisi Bentuk Satgas Begal dan Premanisme
Sama halnya dengan tahun sebelumnya, Satgas Begal dan Premanisme ini dibentuk sebelum Bulan Ramadan. Terlebih, masyarakat Indonesia memiliki tradisi dan kebiasaan mudik yang juga dimanfaatkan para pelaku kejahatan melancarkan aksinya.
Polri membentuk Satgas Begal dan Premanisme dalam rangka memelihara Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), khususnya saat memasuki Bulan Ramadan yang akan tiba beberapa hari lagi.
"Kepolisian membentuk Satgas Begal dan Preman," tutur Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Raden Prabowo Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (21/4).
Sama halnya dengan tahun sebelumnya, Satgas Begal dan Premanisme ini dibentuk sebelum Bulan Ramadan. Terlebih, masyarakat Indonesia memiliki tradisi dan kebiasaan mudik yang juga dimanfaatkan para pelaku kejahatan melancarkan aksinya.
"Untuk menangani begal," jelas dia.
Meski kali ini Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah menyatakan larangan mudik Lebaran 2020 akibat dampak pandemi virus corona atau covid-19, keberadaan Satgas Begal dan Premanisme juga dalam rangka mengamankan masyarakat selama penerapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Ingat agar kita semua dan masyarakat memanfaatkan ini untuk memutus rantai daripada penyebaran virus corona," tutupnya.
Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Sejak Pandemi Covid-19, Kejahatan Pencurian dengan Pemberatan Meningkat
Polri Sebut Terjadi Kenaikan Tren Tindak Kejahatan Selama PSBB Corona
Deretan Kejahatan Selama PSBB Sampai Polisi Letuskan Senjata
Kisah Pilu Tukang Becak Dituduh Mencuri hingga Dipukuli 3 Sekuriti Pakai Kayu
Polri Ambil Langkah Tegas, Antisipasi Kejahatan setelah Pembebasan Napi
Mabes Polri Bentuk Satgas Aman Nusa, Tindak Pelanggaran & Pencurian Selama PSBB