Jelang Pemilu, Kapolda Metro Minta Semua Personel Siaga dan Gencar Tangkal Hoaks
"Saya perintahkan lakukan-langkah persuasif ingatkan dan ingatkan. Kalau diingatkan tidak bisa, langkah selanjutnya penegakan hukum. Pengecualian terhadap berita hoaks ujaran kebencian yang dapat mengganggu keamanan mau nggak mau harus dilakukan penegakan hukum," kata Kapolda Metro Jaya.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono, meminta semua personel tetap siaga apalagi menyambut Pemilihan Umum 2019, April mendatang. Khusus kepada satgas juga diminta mengamankan semua kegiatan termasuk unjuk rasa yang berpontensi kerawanan.
"Pada TPS-TPS dan juga teman-teman petugas patroli akan memahami dari potensi-potensi kerawan. Oleh karena itu kita menyiapkan rencana-rencana operasi keamanan kita," kata Gatot di Mapolda Metro Jaya, Rabu (6/3).
"Kita ada operasi Mantap Praja. Ada beberapa hal yang kita lakukan dan terus kita lakukan untuk menciptakan kondisi yang kondusif. Yang pertama adalah Satgas Nusantara yang panjang yang sudah kita laksanakan bulan Januari tahun yang lalu," sambungnya.
Gatot juga meminta anggota memantau perkembangan media sosial dalam menangkal berita-berita hoaks
"Saya perintahkan lakukan-langkah persuasif ingatkan dan ingatkan. Kalau diingatkan tidak bisa, langkah selanjutnya penegakan hukum. Pengecualian terhadap berita hoaks ujaran kebencian yang dapat mengganggu keamanan mau nggak mau harus dilakukan penegakan hukum," jelasnya.
Baca juga:
Wamena Jadi 'Base Camp' Logistik Pemilu di Nduga Papua
Hasil Survei PolMark di 73 Dapil: 9 Parpol Lolos ke DPR
Janjikan SIM Seumur Hidup dan Bebas Pajak Motor, Caleg PKS Diperiksa Bawaslu Makassar
Alat Peraga Kampanye Dipasang Sembarangan di Sudut Ibu Kota
Bawaslu Bali Temukan Satu WNA Pemilik e-KTP masuk DPT di Kabupaten Bangli
Kisah-Kisah Orang Sederhana Ikut Nyaleg
Buktikan Tak Melanggar Pemilu, Zulkifli Datangi Bawaslu dalam Kondisi Sakit