Jelang Natal, YHS Church Perkuat Pelayanan Rohani dan Sosial untuk Jemaat di Seluruh Indonesia
Rumah ibadah kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ritual, melainkan juga sebagai pusat kegiatan sosial.
Peran komunitas keagamaan dalam memperkuat solidaritas sosial terus menjadi kebutuhan penting di tengah tantangan masyarakat. Rumah ibadah kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ritual, melainkan juga sebagai pusat kegiatan sosial yang membantu pemenuhan kebutuhan jemaat dan masyarakat sekitar.
Pendekatan tersebut juga diterapkan oleh YHS Church atau Sinode Gereja Yesus Hidup Sejati. Organisasi keagamaan ini menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan holistik yang menggabungkan pembinaan spiritual dan dukungan sosial.
"Oleh kemurahan Tuhan, YHS Church terbentuk dari komitmen jemaat dan aktivis gereja-gereja berkembang yang dirintis dan digembalakan selama bertahun-tahun," ujar pemimpin YHS Church, Dr. Yusak Hadisiswantoro, Sabtu (6/12).
Status sinode bagi YHS Church diberikan oleh Kementerian Agama melalui Dirjen Bimas Kristen setelah melalui proses organisasi yang panjang. Secara resmi, gereja ini berdiri pada 13 Agustus 2012 dan berpusat di Jl. Gunung Latimojong No. 33, Makassar, Sulawesi Selatan.
Saat ini, YHS Church menaungi lebih dari 13.700 jemaat dan 60 gereja lokal di berbagai wilayah Indonesia, dengan keterlibatan 3.842 aktivis. Pelayanannya tersebar di sejumlah kota besar, antara lain Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Medan, Palembang, hingga wilayah Kalimantan dan Papua.
Ada Tiga Pilar
Dalam pelayanannya, YHS Church berpegang pada tiga pilar utama, yakni pengakuan terhadap Nama Bapa di Surga (YHWH), menjadikan Tuhan Yesus Kristus sebagai pusat kehidupan rohani, serta pemberitaan Injil Anugerah dan Kebenaran.
"Bagi kami, pelayanan bukan hanya tentang rutinitas dan skill, tetapi bagaimana kita dapat mengandalkan Tuhan melalui pengurapan kuasa Roh Kudus," tegas Ps. Yusak.
Pelayanan Spiritual & Sosial 2 Aspek Melengkapi
Komitmen tersebut diwujudkan tidak hanya melalui kegiatan ibadah, tetapi juga lewat program sosial yang ditangani divisi YHS Charity di bawah koordinasi Ps. Felice Hwang. Bantuan diberikan bagi masyarakat dan jemaat, termasuk renovasi rumah ibadah lintas sinode.
YHS Church menilai pelayanan spiritual dan sosial merupakan dua aspek yang saling melengkapi serta penting untuk membangun karakter jemaat yang peduli terhadap sesama. Karena itu, seluruh program diarahkan untuk memberikan dampak nyata di tengah kehidupan masyarakat.