Jelang Karantina Wilayah, Stasiun Tasikmalaya Sepi Penumpang
Syaeful menyebut setidaknya ada tiga stasiun di Kota Tasikmalaya yang tidak akan melayani naik dan turun penumpang, yaitu Tasikmalaya, Awipari, dan Indihiang. Kebijakan tersebut sendiri disebutnya sudah diberlakukan sejak hari Minggu dan akan berlangsung sampai masa karantina wilayah selesai.
Jelang karantina wilayah yang akan diberlakun di Kota Tasikmalaya pada Selasa (31/3), Stasiun Tasikmalaya sepi penumpang. Kepala Stasiun Tasikmalaya, Syaeful Mukmin mengatakan, sejak Minggu (29/3) ada delapan perjalanan kereta api (KA) yang dibatalkan.
"Perjalanan yang dibatalkan adalah KA Argo Wilis, Mutiara Selatan, Malabar, Turangga, Lodaya, Pasundan, Galunggung, dan Pangandaran. Hanya ada tiga KA yang masih beroperasi, yaitu KA Kutojaya Selatan, Kahuripan, dan Serayu. KAI memang tidak menghentikan seluruh perjalanan, tapi kereta api yang melewati stasiun di Tasikmalaya dilangsungkan atau tidak berhenti," katanya, Senin (30/3).
Syaeful menyebut setidaknya ada tiga stasiun di Kota Tasikmalaya yang tidak akan melayani naik dan turun penumpang, yaitu Tasikmalaya, Awipari, dan Indihiang. Kebijakan tersebut sendiri disebutnya sudah diberlakukan sejak hari Minggu dan akan berlangsung sampai masa karantina wilayah selesai.
Tidak bisanya para penumpang naik dan turun di stasiun, disebutnya karena adanya kebijakan karantina wilayah di Kota Tasikmalaya oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya.
"Di Stasiun Indihiang ada yang berhenti, tapi bukan untuk turun naik penumpang tapi operasional persilangan kereta. Kereta berhenti lagi di Cipendeuy atau Ciamis," katanya.
Dengan adanya kebijakan tidak bisanya penumpang naik dan turun di wilayah Kota Tasikmalaya, Syaeful mengungkapkan banyak sekali penumpang yang memilih membatalkan perjalanan dengan menukarkan tiket yang sudah dibeli.
"Hari Minggu kemarin ada 130 penumpang yang menukarkan tiket, hari ini ada 54 yang menukarkan. Tiket yang sudah dibeli dapat dikembalikan dengan bea 100 persen. Tapi untuk penumpang yang tetap akan pergi dan sudah memiliki tiket, bisa melalui Cipendeuy dan Ciamis dengan tiket Tasikmalaya. Karena keadaan urgent, di sini tidak berhenti," tutupnya.
Baca juga:
Atasi Covid-19, Pemerintah Minta Warga Sukarela Pinjamkan Rumah jadi Tempat Isolasi
Lima Biarawati asal Indonesia di Italia Positif Corona
Virus Corona Buat Industri Wisata Gunung Kehilangan Omzet Rp298 Miliar
Indonesia Tak Akan Lockdown Karena Ada Negara yang Gagal
Sri HB X Minta Jokowi Buka Data Zona Merah Persebaran Virus Corona
DPR dan Pemerintah Sepakat Tunda Pilkada Serentak 2020