Jelang Idul Adha, marak SPG dan salon kambing di Semarang
Strategi marketing ini terbukti ampuh menarik minat pembeli.
Banyak cara dipakai pedagang di Semarang dalam menjual kambing kurban. Seperti yang dilakukan Margo Santoso, dia memanfaatkan jasa sales promotion girl (SPG) serta layanan salon hewan yang dijual menjelang Idul Adha 1437 Hijriah.
"Untuk menarik calon pembeli saja," kata pemilik lapak hewan kurban yang berlokasi di Jalan Raya Gunungpati, Kota Semarang, Jateng kemarin. Dikutip dari Antara.
Menurut dia, ada tiga SPG yang dipekerjakan untuk membantu menjual kambing dagangannya itu. Trik yang dipakai Margo ternyata terbukti ampuh untuk melariskan barang dagangannya. Dalam sepekan terakhir berjualan, sudah 170 ekor kambing terjual.
Selain menggunakan jasa SPG, Margo juga memberikan layanan ekstra berupa salon untuk kambing yang dibeli.
"Kalau sudah ada yang disepakati dibeli, langsung kami mandikan dan diberi perawatan," tutur pedagang hewan kurban sejak tahun 2001.
Setelah selesai didandani, kambing pesanan tersebut dikirim gratis ke pembelinya.
Tahun ini, Margo menyiapkan sekitar 300 hingga 400 kambing yang dijual sebagai hewan kurban. Semuanya dipasok dari wilayah Wonosobo, Temanggung dan Kabupaten Semarang.
Kambing yang terbagi dalam tiga klasifikasi kualitas tersebut dijual dengan kisaran harga antara Rp 1,7 juta hingga Rp 5 juta per ekor.
Baca juga:
Ogah beli hewan kurban dengan harga mahal? Ini tips dari pedagang
Pedagang hewan kurban di Malang mulai naikkan harga