Jelang eksekusi terpidana mati, 23 mobil bersiaga di Nusakambangan
Mobil tersebut dikabarkan digunakan untuk mobilisasi saat pejabat berkunjung ke Pulau Nusakambangan.
Pihak kepolisian menyiapkan kendaraan operasional yang akan digunakan untuk mobilitas selama masa menjelang eksekusi mati hingga selesai di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Persiapan kendaraan tersebut dilakukan untuk operasional dan mobilitas pejabat yang akan meninjau pulau penjara tersebut.
Sebanyak 23 mobil, yang 17 di antaranya merupakan mobil dinas Polsek di lingkungan Polres Cilacap disiapkan di Pulau Nusakambangan. Mobil tersebut dikabarkan digunakan untuk mobilisasi saat pejabat berkunjung ke Pulau Nusakambangan.
Antrean panjang sempat terjadi saat satu per satu mobil akan diseberangkan menggunakan kapal pengayoman IV menuju Dermaga Sodong Pulau Nusakambangan. Mobil-mobil dinas tersebut sengaja disiapkan karena tidak ada kendaraan untuk mobilitas menjelang eksekusi mati tahap tiga ini.
"Selain untuk mengangkut pejabat, mobil-mobil dinas Polsek juga bisa digunakan untuk mengangkut barang dan pengamanan sekitar. Hingga saat ini, kepolisian masih menunggu perintah Kejaksaan Agung yang rencananya akan mengeksekusi 14 terpidana mati pekan ini," kata Kasubbag Humas Polres Cilacap, AKP Bintoro Wasono.
Baca juga:
Rohaniwan dipanggil mendadak Kakanwil Kemenkum HAM ke Lapas Batu
Merry Utami ingin dimakamkan di samping pusara ibu di Sukoharjo
Sebelum jadi kurir heroin, Merry pernah tinggal di Magetan
Jelang eksekusi mati napi, 23 mobil polisi disiagakan
Freddy Budiman berwasiat minta dimakamkan di Surabaya
Orang tua Merry Utami berharap anaknya lolos eksekusi mati
Jelang eksekusi, Zulfiqar Ali minta bantuan Presiden Pakistan