Jelang Asian Games 2018, media asing keluhkan kemacetan Jakarta
Jelang Asian Games 2018, media asing keluhkan kemacetan Jakarta. Karena itu, pemerintah melakukan langkah-langkah antisipatif dengan menerapkan beberapa kebijakan. Salah satunya yakni memperluas penerapan sistem ganjil genap di DKI Jakarta.
Wakapolri Komjen Syafruddin menyebut kemacetan menjadi persoalan yang paling dikeluhkan jelang pelaksanaan Asian Games 2018. Penilaian itu ia dapatkan saat penyelenggaraan test event Asian Games beberapa waktu lalu.
"Waktu kita test event kemarin itu media asing datang dari seluruh Asia bahkan seluruh dunia, yang paling dikeluhkan kemacetan," ujar Syafruddin di Kompleks PTIK, Jakarta Selatan, Jumat (20/7).
Karena itu, pemerintah melakukan langkah-langkah antisipatif dengan menerapkan beberapa kebijakan. Salah satunya yakni memperluas penerapan sistem ganjil genap di DKI Jakarta.
"Ganjil genap akan diterapkan karena memang itu bisa memangkas kemacetan 40 persen di Jakarta," ucap Syafruddin.
Jenderal yang juga menjabat sebagai Chef de Mission (CdM) Asian Games 2018 itu meminta masyarakat mendukung kebijakan tersebut. Pemerintah juga tengah mengkaji kebijakan meliburkan sekolah selama gelaran Asian Games berlangsung.
"Daripada kita nanti di-bluffing ke dunia internasional oleh seluruh wartawan dunia, jadi Asian Games yang akan tenggelam muncul kemacetan Jakarta. Oleh karenanya pemerintah mengantisipasi itu dengan menerapkan ganjil genap," tuturnya.
Reporter: Nafiysul Qodar
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
14 Agustus, api obor Asian Games tiba di Kota Bogor
Ini destinasi yang bisa disinggahi saat Obor Asian Games tiba di Banyuwangi
Berencana demo saat Asian Games, ojek online diminta junjung nasionalisme
GBK kembali ditutup untuk perlancar persiapan Asian Games 2018
Kali dekat Wisma Atlet Kemayoran ditutup kain hitam untuk kurangi bau
Pintu gerbang GBK dipercantik jelang Asian Games