Jelang 40 Hari Pilpres, Jokowi Minta Pendukungnya Militan Lawan Fitnah dan Hoaks
Calon presiden petahana Joko Widodo atau Jokowi meminta para pendukungnya merawat militansi jelang Pilpres 2019. Ini disampaikan Jokowi saat menghadiri deklarasi Alumni Sriwijaya Bersatu untuk Jokowi-Ma'ruf Amin.
Calon presiden petahana Joko Widodo atau Jokowi meminta para pendukungnya merawat militansi jelang Pilpres 2019. Ini disampaikan Jokowi saat menghadiri deklarasi Alumni Sriwijaya Bersatu untuk Jokowi-Ma'ruf Amin.
"Pekerjaan kita terakhir militansi. Militansi penting sekali di sisa waktu 40 hari ini," kata Jokowi di Palembang Sport Convention Center (PSCC), Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (9/3).
Jokowi menegaskan pendukungnya harus melakukan kampanye door to door mengenai hasil capaian kerja Jokowi-Jusuf Kalla periode 2014-2019. Program kerja Jokowi-Ma'ruf Amin lima tahun ke depan juga diminta untuk disampaikan kepada warga.
"Sampaikan apa yang kita kerjakan 4,5 tahun ini. Katakan yang benar itu benar, yang salah itu salah, karena saya juga manusia biasa," ujar dia.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menuturkan, belakangan ini fitnah dan hoaks menyerang dirinya. Mulai fitnah pelarangan azan, pernikahan sejenis, kriminalisasi ulama sampai penghapusan pendidikan agama.
Jokowi mencatat, sedikitnya 9 juta warga percaya dengan fitnah dan kabar hoaks tersebut. Akibatnya elektabilitas Jokowi sempat anjlok delapan persen di provinsi tertentu.
Karena itu, Jokowi berharap seluruh pendukung tak tinggal diam dan melawan fitnah-fitnah yang tak beradab.
"Saya titip kepada bapak ibu sekalian, agar ini dijawab dengan fakta-fakta," ucapnya.
Baca juga:
Ditemani Menantu Jokowi, Ma'ruf Hadiri Tabligh Akbar di Padang Sidempuan
Di Deklarasi Alumni Jabar Ngahiji, Jokowi Sebut Pimpin RI Butuh Pengalaman
Nissa Sabyan Dikritik Karena Berpolitik, Ini Kata Prabowo Subianto
Gerakan Murabbi untuk Tangkal Hoaks dan Kampanye Hitam yang Serang Jokowi
Erick Thohir: Bisa Mengurus Keluarga, Salah Satu Ciri Orang Bisa Urus Negara
Ma'ruf Amin: Biasanya Orang Dikasih Sertifikat, Kalau Saya Kasih Sorban
Prabowo: Memang Saya Tak Punya Gelar, Tapi Saya Punya Akal Sehat