Jebol tembok, pencuri gasak Rp 800 juta dana BMT Amanah
Pelaku menjebol tembok bagian belakang dengan menggunakan bor angin.
Aksi pencurian terjadi di Kabupaten Sukoharjo, Minggu (25/1) dinihari. Uang senilai hampir Rp 800 juta milik umat atau nasabah BMT Amanah Watukelir, Kecamatan Weru, Sukoharjo, Jawa Tengah lenyap.
Informasi yang dihimpun merdeka.com menyebutkan, pencuri yang diperkirakan dua orang berhasil masuk ke kantor BMT dengan cara menjebol tembok bagian belakang dengan menggunakan bor angin. Selain menjebol tembok, pelaku juga mendobrak pintu ruang rapat dan pintu ruang brankas. Kedua pintu yang terbuat dari lapisan baja bisa mereka robohkan.
Sementara kejadian tersebut baru diketahui petugas keamanan kantor keesokan harinya. Dua orang pencuri membobol tembok hingga bisa digunakan masuk. Saat ketahuan keesokan harinya kondisi di dalam kantor sudah acak-acakan. Uang sebesar Rp 797.840.000 di dalam brankas dibawa kabur.
Saat dikonfirmasi wartawan, Kapolsek Weru AKP Drajat Sumarsono membenarkan kejadian tersebut. "Pencuri yang kami duga lebih dari satu orang ini membawa kabur uang hampir Rp 800 juta. Uang ini milik nasabah BMT Amanah Watukelir," ujar Sumarsono.
Menurut Kapolsek, peristiwa pencurian dengan pemberatan tersebut pertama diketahui oleh Suyamto, penjaga BMT Amanah, saat masuk kantor pada Minggu pagi. Ketika hendak mematikan lampu, lanjut Sumarsono, ia melihat isi ruangan sudah berantakan dan brankas sudah dalam keadaan terbuka.
"Melihat kejadian ini, Suyamto langsung melapor ke pimpinan BMT dan ke polisi. Petugas dari Polsek Weru dan dari Polres Sukoharjo segera memeriksa tepat kejadian dan memasang police line," jelasnya.
Sumarsono mengaku telah memeriksa sejumlah saksi. Hasil pemeriksaan sementara, belum bisa diketahui identitas pelaku. Polisi masih kata Kapolsek, terus mencari dan menggali informasi untuk segera menangkap pelaku.(mdk/has)