LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jawaban-Jawaban Santai Mario Dandy saat Ditanya Hakim

Mario terlihat santai menjawab semua pertanyaan yang dicecar oleh majelis hakim. Bahkan, dalam persidangan dia sempat diomelin hakim karena suka menyela saat sedang di tanya.

2023-07-05 11:47:19
Mario Dandy
Advertisement

Terdakwa Mario Dandy dihadirkan menjadi saksi dalam sidang perkara penganiayaan terhadap David Ozora, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, (5/7).

Duduk sebagai saksi, Mario terlihat santai menjawab semua pertanyaan yang dicecar oleh majelis hakim. Bahkan, dalam persidangan dia sempat diomelin hakim karena suka menyela saat sedang di tanya.

Berikut ini jawaban santai Mario saat ditanya Hakim, yang dirangkum merdeka.com.

Advertisement

Biar Keren Aja

Dalam persidangan, Mario mengakui kerap berganti-ganti pelat nomor palsu pada kendaraan. Bahkan pengakuan gunakan pelat palsu karena ingin terlihat keren.

"Apa maksudnya ganti-ganti pelat palsu itu," tanya lagi hakim

Advertisement

"Biar keren saja yang mulia," jujur Mario.

"Biar keren, atau biar karena saudara berkuasa gitu karena segala sesuatunya," tanya hakim lagi.

"Bukan, biar mobilnya ini kan saya nama saya itu di instagram kan Broden nah itu nama mobilnya biar jadi broden aja jadi B 120 DEN," beber Mario.

Bikin Skenario Sendiri

Mario, mengaku telah berbohong selama membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) ke penyidik kepolisian. Sebanyak tujuh hingga delapan kali ia membuat BAP rupanya bohong semua.

Mario menjelaskan dalam BAP yang dibuat selama ini, ia membuat skenario kalau Shane yang telah memprovokasi dirinya untuk melakukan penganiayaan terhadap David. Ia mengaku baru kali ini berkata secara jujur.

"Terus berani amat kamu di depan penyidik bohong," herannya hakim anggota.

"Saya bohong Yang Mulia," ucap Mario.

Tidak Ada Rasa Kasian

Selanjutnya, dia mengaku tidak ada rasa kasihan saat menganiaya David Ozora. Bahkan Mario mengaku tidak sadar saat David sudah dalam keadaan berlumuran darah.

"Di saat itu saya tidak memperhatikan dia sudah di bawa , dia tidak ada perlawanan dia cuma diam doang, saya tidak ada rasa kasihan ke dia saat itu, sudah gelap mata,” kata Mario.

Hakim kemudian menggali, apa penyebab Mario bertindak demikian. Apakah disebabkan dugaan tindak pelecehan terhadap Agnes atau ada hal lain. Mario menjawab karena David hanya menjawab tidak tahu saat ditanya sejumlah pertanyaan soal hubungannya dengan Agnes.

“Dia cuma jawab gak tau gak tau begitu Yang Mulia,” tutur Mario.

Dibentak Hakim

Dalam persidangan Mario juga kerap menyela saat dirinya sedang ditanya oleh hakim. Mulanya, Hakim anggota Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Tumpanuli Marbun bertanya siapa yang berinisiatif menyuruh David untuk melakukan sikap taubat. Dikatakan Mario kalau itu atas inisiatif perintah dari Shane Lukas.

Lantas hakim pun mulai bertanya dengan nada tinggi, lantaran setiap kali bertanya selalu diselak oleh Mario.

Marbun menanyakan apakah Mario kala itu masih menganiaya David meskipun kondisi korban sudah mulai terkapar.

Mario hanya mengatakan saat itu sudah larut dalam emosinya meskipun Shane sudah berupaya untuk melerainya.

"Niat saudara buat apa gitu, bikin mati orang?” tanya Marbun dengan nada tinggi

"Enggak, saya emosi, saya enggak lihat kondisi gimana di situ," selak Mario.

(mdk/syf)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.