Jatuh dari atap, Sunardi tewas tertimbun garam
Pihak PT Unichem terkesan tertutup, terkait musibah kecelakaan kerja yang menimpa buruh hingga tewas itu.
Seorang pekerja perusahaan garam PT Unichem Candi Industri, Pamekasan, Pulau Madura, Jawa Timur, tewas setelah jatuh dari bagian atap gudang dan cukup lama tertimbun tumpukan garam yang runtuh.
"Korban yang meninggal dunia itu, Sunardi (30) merupakan warga setempat, berasal dari Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan," kata Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Pamekasan Alwalid seperti dikutip dari Antara, Rabu (6/8)..
Kecelakaan kerja itu terjadi di perusahaan garam yang dilengkapi gudang, sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, Sunardi sedang memperbaiki atap gudang, namun terperosok jatuh tertimbun tumpukan garam yang disusun tinggi.
Saat kejadian, korban sedang bekerja sendirian dan tidak ada orang lain di sekitar lokasi kecelakaan.
"Karena tidak ada yang mengetahuinya, korban sempat tertimbun reruntuhan tumpukan garam itu cukup lama, dan baru bisa dievakuasi dua jam kemudian," kata Alwalid.
Ia menjelaskan, pihaknya telah memerintahkan tiga staf untuk meneliti kejadian kecelakaan kerja itu di lokasi kejadian PT Unichem Candi Industri.
"Tiga orang staf yang kami utus ke Unichem masih menelusuri kejadian kecelakaan kerja di sana," kata Alwalid menjelaskan.
Dijelaskan, pihaknya masih meneliti apakah tenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja itu masuk dalam program BPJS Ketenagakerjaan atau tidak. "Tapi kalau memang tidak masuk, maka perusahaan berkewajiban memberikan santunan kematian," katanya.
Pihak PT Unichem terkesan tertutup, terkait musibah kecelakaan kerja yang menimpa buruh hingga tewas itu. Petugas di perusahaan itu juga melarang wartawan mengambil gambar di lokasi kejadian.
Di Kabupaten Pamekasan hampir setiap tahun terjadi kasus kecelakaan kerja di perusahaan pengolahan garam dengan kondisi korban meninggal dunia.(mdk/hhw)